NODA
Aneh, aku bahkan tidak melihatnya saat masuk.
"O, ya udah makasih, Mbak," pamitku.
Aku pun bergegas keluar dan masih sama, aku tetap tidak melihat Anyelir di sana. Akhirnya kuputuskan untuk menghubungi nomor Anyelir.
"Halo."
"Halo." Ia langsung mengangkat dan menjawab tapi dengan nada suara sangat pelan.
"Di mana? Kenapa sudahsetengah jam nggak kembali? Beli minum berapa karton?" sindirku marah.