Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

'Oke, ditunggu kabarnya. Diana mengerucutkan bibir. Relasinya dengan William tidak terlalu baik. Karena Mikaela meminta secara khusus bagaimana mungkin Diana bisa menolak? Satu hal lagi yang membuatnya enggan adalah Ben. Diana tidak bisa membayangkan jika Alex dan Ben berada dalam ruangan yang sama. Pikiran-pikiran resah Diana sampai pada Alex, tapi lelaki itu memilih untuk tidak angkat bicara. Paling baik membiarkan Diana yang bertanya barulah dia mengutarakan pendapatnya.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Yuki menggelengkan kepala “Doni?.” “Kami kangen mama.” Barry mengerutkan keningnya “bukankah mama bersama kalian semalam?.” Doni menggelengkan kepala “kami tidur di tempat bunda karena mama meminta bunda merawat kami.” Barry semakin bingung dengan perkataan Doni lalu bunyi klakson di belakang membuat Barry terdiam dan tidak bertanya lagi, Barry salah jika bertanya pada Doni karena pastinya tidak tahu apa – apa. Tiba – tiba perasaan Barry tidak enak setelah mendengar perkataan Doni, Barry harus segera sampai rumah agar bisa menghubungi Amel. Keadaan rumah yang cukup sepi membuat Barry bertanya – tanya dan tidak ada perubahan sama sekali dengan keadaan rumah, asisten rumah tangga yang melihat
1067.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
KUBELI KESOMBONGAN TETANGGAKU

KUBELI KESOMBONGAN TETANGGAKU

“Aku nggak mau putus.” ==========
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
Cinta yang sudah tidak aku inginkan

Cinta yang sudah tidak aku inginkan

Vera diam tanpa menjawab kata-kata Andre. “Aku tidak akan bermain dengan wanita lain lagi. Aku hanya akan mencintaimu. Aku tidak akan menyakitimu lagi,” lanjut Andre dengan suara stabil. “Kita hidup normal. Kamu, aku, dan anak-anak kita nanti. Berhenti memikirkan kepergian. Berhenti berpikir kau bisa hidup tanpaku, Vera.” Ia menunduk sedikit hingga bibirnya hampir menempel di telinga Vera.
396 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
HOW BAD DO YOU WANT ME?

HOW BAD DO YOU WANT ME?

"Kantin?" Usulan Jenna segera mendapatkan penolakan dari Rosa. "Nggak! Entar masih ada si monyet lagi. Gue nggak mau ketemu dia. Ogah. Alergi gue. Gatel sebadan-badan entar gue!" tolaknya cepat.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
Bukan Aku yang Diinginkan

Bukan Aku yang Diinginkan

Apa dia membenciku? *** Jangan lupa komentarnya ^^
22.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Di Hari Perpisahan

Malam Pertama Di Hari Perpisahan

"Aku tidak mau dioperasi." #Next
1069.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
Anak yang Tak Diinginkan

Anak yang Tak Diinginkan

Laura teriak histeris sambil mengacak-ngacak kamarnya. Wanita itu memang paling tidak bisa jika ada yang sudah menyinggung ke arah sana. Perasaaannya akan hancur dan emosinya selalu meledak seketika. "Dia pikir siapa yang ingin seperti ini? Wanita mana yang tak ingin punya anak? Aku juga mau seperti orang lain, aku mau punya anak dan aku mau jadi seorang ibu, tapi jika Tuhan berkehendak lain bagaimana?!" teriaknya lagi.
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

Aku sudah tak sabar ingin memakai sepatu. "Kau akan ke supermarket hari ini?” tanya Mi Hee padaku saat kami sedang berada di kantin siang ini. Aku mengangguk sambil menyuapkan buah pisang ke dalam mulut. “Apa aku perlu ikut?” Aku menggeleng. “Tidak usah! Kau masuk kelas saja. Aku tidak masalah, kalaupun pergi sendiri!” “Jeongmal?” “Nae!”
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
Bukan Pemuas Nafsu

Bukan Pemuas Nafsu

Bukan Pemuas Nafsu Part 1 #Rhienz "Aw, sakit! Aku mohon, pelankan sedikit!" "Sabar sayang! Bertahanlah, sedikit lagi aku mencapai puncak! Bukankah kamu ingin segera punya momongan?" "Iya' sayang! Tapi gerakanmu terlalu kasar!" mendengar ucapanku, Anto hanya tersenyum. Ia sama sekali tidak peduli denganku yang merintih menahan keganasan nya di atas ranjang.
1058.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai don't want
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status