Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

Aku sudah tak sabar ingin memakai sepatu. "Kau akan ke supermarket hari ini?” tanya Mi Hee padaku saat kami sedang berada di kantin siang ini. Aku mengangguk sambil menyuapkan buah pisang ke dalam mulut. “Apa aku perlu ikut?” Aku menggeleng. “Tidak usah! Kau masuk kelas saja. Aku tidak masalah, kalaupun pergi sendiri!” “Jeongmal?” “Nae!”
105.0K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as don t go
Read
+Library
Don't Stop Me Now

Don't Stop Me Now

Alunan musik What You DIdn't Say dari Mary Chapin Carpenter kini mulai terdengar dan tentunya bisa dinikmati. Aku membuka jendela mobil untuk merasakan hembusan angin berniat agar bisa tenang. Aku memang tak begitu pandai menyembunyikan perasaan, itu mengapa kak Thawaf bisa dengan mudah memberitahu tentang ku yang benar sedang merasa ketakutan akibat laju mobil dan tekuk wajah Kak Takdir. Where are the windows, where are the doors? I haven't the key to your heart anymore
102.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as don t go
Read
+Library
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) "Mbok, Antok tidak setuju Siti pergi sama dia. Simbok tahu 'kan berita Siti di luar seperti apa." Mas Antok yang sedari tadi diam, sekarang bersuara.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as don t go
Read
+Library
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Dalam perjalanan pulang, Baron bertanya padaku. “Mbak Mus, kenapa Mas Baskara nggak ikut kita ke desa?” Aku tersenyum dan menjawab sekadarnya. “Dia dapat tugas mendadak, jadi langsung balik.” “Oh… kali ini perginya berapa lama, Mbak Mus?” “Nggak tahu.” Mungkin bulan depan. Mungkin… selamanya. [Tamat]
9.9K viewsCompletedAdded to Library 357 Times as don t go
Read
+Library
Nobody Knows

Nobody Knows

Kirei terkejut melihat dompet itu. Itu adalah dompet Renata, Kirei memukul pelan kepalanya merutuki dirinya yang bodoh membawa dompet orang lain. Dia yakin dompet itu sangat penting, bagaimana jika Rena tidak bisa pergi bekerja besok karena dompetnya. Kirei akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumah Renata dan mengembalikan dompetnya. ...
103.5K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as don t go
Read
+Library
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Yuki menggelengkan kepala “Doni?.” “Kami kangen mama.” Barry mengerutkan keningnya “bukankah mama bersama kalian semalam?.” Doni menggelengkan kepala “kami tidur di tempat bunda karena mama meminta bunda merawat kami.” Barry semakin bingung dengan perkataan Doni lalu bunyi klakson di belakang membuat Barry terdiam dan tidak bertanya lagi, Barry salah jika bertanya pada Doni karena pastinya tidak tahu apa – apa. Tiba – tiba perasaan Barry tidak enak setelah mendengar perkataan Doni, Barry harus segera sampai rumah agar bisa menghubungi Amel. Keadaan rumah yang cukup sepi membuat Barry bertanya – tanya dan tidak ada perubahan sama sekali dengan keadaan rumah, asisten rumah tangga yang melihat
1067.1K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as don t go
Read
+Library
Let Me Go

Let Me Go

Apa Aku sanggup? Tanpanya—
2.7K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as don t go
Read
+Library
Don't Kill My Baby (Indonesia)

Don't Kill My Baby (Indonesia)

Ikut donk! Ada yang tahu rencana besar yg Rigel maksud? Btw, kangen mbak Naresha nih. Doa berjamaah yuk biar cepet kembali ke Indonesia. 🙏
1022.9K viewsOn holdAdded to Library 641 Times as don t go
Read
+Library
Dokter, Jangan Gitu Dong

Dokter, Jangan Gitu Dong

“…untuk apa kamu ada di sini?” Sinta langsung menatapnya. Terkejut. Sakit. “Apa maksudmu…?” Tonny menyeringai tipis. “Pergi saja.” Deg. Kalimat itu jatuh begitu saja. Tanpa perasaan. Tanpa ragu. Sinta benar-benar terpaku. “Kamu… menyuruh aku pergi?” suaranya bergetar. Tonny tidak menjawab. Hanya menatapnya dingin.
10152.6K viewsOngoingAdded to Library 5.6K Times as don t go
Show Reviews (28)
Read
+Library
Dwi Rawati
Sukaaa banget...mengalir deras...kebanting...ketendang...tersungkur dan menangis pilu. Novel yg bener" mampu menjungkirbalikkan perasaan aq, smoga lanjutnya g terlalu drama, tetap natural...lugas & logis. Good job Author, sehat & sukses sllu untukmu
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
DONT CALL ME DADDY!!!

DONT CALL ME DADDY!!!

ucap Rima sembari tersenyum. Aku menarik napas dalam-dalam, merasa terganggu dengan panggilan 'papa' yang tidak seharusnya. "Aku bukan papa anak itu. Kamu tahu itu, kan?" tegasku pada Rima, tetapi dia sepertinya mengabaikan keluhanku, hanya menyuruh kami segera pergi berjalan-jalan.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as don t go
Read
+Library
PREV
123

Frequently Asked Questions

Mendengarkan 'Don't Go' selalu membawa perasaan nostalgia. Lagu ini sebenarnya tentang ketakutan kehilangan seseorang yang sangat berarti, seperti sedang memohon agar mereka tidak pergi. EXO menyampaikan emosi ini dengan vokal yang dalam dan harmoninya yang khas. Liriknya penuh dengan permohonan dan kerentanan, seperti 'jangan tinggalkan aku sendirian' yang menggambarkan ketergantungan emosional.

Yang menarik, lagu ini juga bisa diinterpretasikan sebagai permohonan kepada penggemar. Banyak EXO-L (fans EXO) merasa ini adalah janji kelompok untuk tetap bersama fans meskipun ada perubahan. Nuansa melodinya yang manis tapi sedih memperkuat perasaan ini, membuatnya cocok untuk momen-momen perpisahan atau kerinduan.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status