Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

“Apa kau masih merasa seperti itu sampai sekarang?” “Hem….sejak pertama kali bertemu denganmu kau sudah mencuri hatiku dan saat itu aku seorang gadis kecil berusia tujuh tahun. Saat itu aku tidak tahu apa itu cinta dan tidak mungkin ada benih-benih cinta tapi saat melihat pesonamu membuatku terpesona dan tidak bisa lepas darimu. Aku selalu ingin berada disisimu, bermain denganmu. Semakin aku dewasa kau semakin membuatku jatuh cinta lebih dalam lagi dan merebut hatiku. Apakah kau sudah melupakan kisah kita, sayang?” “Tidak. Sedikitpun aku tidak pernah melupakan semua kisah kita.” kata Dante menggelengkan kepala lalu menoleh pada putranya yang sedang duduk dimeja sambil bermain lego.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
DINODAI SEPUPU

DINODAI SEPUPU

Namun kenyataannya saat ini, dia sedang mengandung benih laki-laki tersebut. Beberapa bulan berlalu, hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, Hana melahirkan anak perempuan yang sangat cantik. Mereka menamainya Rena Dirgantara. Semua anggota keluarga sangat bahagia menyambut kelahiran Rena. “Anak kita mirip papanya, tapi cantiknya mirip mamanya.” Bara menggenggam jemari Hana lalu menciumnya.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

katanya seraya kembali bangkit dari sisi ranjang "Tunggu dulu, kamu mau kemana? Sekarang pakaikan minyak gosok dulu di pinggang Elia," kata Ibu mertua lagi sambil memberikan minyak gosok berwarna orange dengan ciri khas dan bau yang menguar hebat di hidung. Aku dan Mas Nata bengong sebentar sebelum akhirnya serempak berkata, "tidak." "Tidak Bu, tidak usah," imbuhku lagi.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

“Tentu saja bisa. Kemarilah, Paman akan membacakan cerita untukmu.” Ethan menepuk tempat kosong di sampingnya. Segera Mia menyerahkan buku itu kepada Ethan kemudian gadis kecil itu duduk di samping Ethan. Tidak ada rasa takut di mata Mia sehingga membuat Orlena menyunggingkan senyuman senang. Karena akhirnya Mia mau dekat dengan Ethan. Ethan pun membuka buku dongeng itu. Terlihat gambar yang memperlihatkan seekor putri duyung cantik bernama Ariel. Pria itu mulai membacakan ceritanya.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
MELACUR KARENA TERPAKSA

MELACUR KARENA TERPAKSA

Ingin bertemu peri yang bisa mengajarinya terbang. Dalam bayangan gadis kecil itu terlihat sebuah negeri peri yang indah. Penuh warna-warni dengan penduduknya yang beterbangan. Alangkah senangnya saat terbayang dirinya juga mempunyai sayap lalu terbang bersama Sierra. Rinai merapatkan duduknya ke arah Kamilia. Gadis kecil itu sudah tidak memeluknya lagi. Ketakutannya sudah hilang, berganti dengan bayangan indah tentang negeri peri.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 482 kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
Duda Ganteng Meresahkan (Dugem)

Duda Ganteng Meresahkan (Dugem)

Gadis itu tampak lucu dengan wajah bangun tidurnya. "Wah. Xena udah bangun ternyata," ucap Dini. "Iya. Tadi malam aku bobo sama Kakung. Terus diceritain dongeng Kancil dan Bebek Goreng," jawab gadis kecil itu. Dini mengernyitkan dahi. "Nggak ada cerita Kancil dan Bebek Goreng. Bapak pasti ngarang sendiri itu." "Hihihi. Tapi ceritanya bagus, Mami," timpal Xena sembari tertawa.
11.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Ponakan Kecil

Terjerat Cinta Ponakan Kecil

Entah, untuk mencari relasi, mitra, mengatur perjodohan, maupun untuk saling menjatuhkan. Keluarga Butlene yang menggeluti bisnis perhiasan juga hadir dalam acara tersebut. Tuan Theo dan Nyonya Xera Butlene berusaha mencari relasi kerja sama untuk mengembangkan perusahaan mereka. Dari keramaian yang sedikit menyesakkan di ballroom besar itu. Satu titik fokus tertuju pada gadis mungil yang sedang sibuk memakan permen lolipop. Kegiatan yang sangat berbeda dari orang lain. Dimana para pemuda dan pemudi yang hadir dalam acara itu sibuk untuk mendapatkan rekan bisnis atau pasangan hidup. Berbeda dengan gadis pemilik rambut hitam panjang sepinggang tersebut. Ia seakan tidak peduli dengan apa yang
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
Tawanan Pria Setengah Dewa

Tawanan Pria Setengah Dewa

Garis bercela di antara bentukan otot perut Kingston dijadikan wadah kolam renang. Salah satu boneka berekor—sebutan untuk barbie duyung kecil yang tergabung bersama barbie berkaki lainnya sedang dibiarkan berendam. Rendaman yang tidak sampai separuh badan. Air – air itu tergenang sangat sedikit, selebihnya tumpah membasah di atas ranjang. Air yang sebenarnya untuk diminum. Sialnya Kingston tidak memberi respon apa pun, selain pasrah dijadikan bidak bermain sang keponakan. “Ini susu-mu, Aceli. Minumnya sambil duduk di sofa. Kakak Panda harus membersihkan tempat tidur.”
1042.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
Book 1 : INDERALAYA (Beside This World)

Book 1 : INDERALAYA (Beside This World)

Menikahi seekor ular betina adalah dambaan pria-pria negeri oranye, katakana peri adalah mahkluk paling cantik sejagat raya, namun tidak bisa menandingi seekor ular betina di ranjang. Lelah dengan pikirannya, remaja tanggung itu mencoba mencari suasana baru di pinggiran kerajaan. ********* Inderalaya telah mengamati gadis kecil itu menangis, kemudian masih tetap diam mengamati gadis kecil itu terbengong menatap ke depan. Nalurinya mengajak untuk berkenalan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Dia meyisir rambut hitamnya yang panjang, “Namaku Peri Kecil. Sampai jumpa lagi!” Setelah berbicara demikian, dia menggandeng tangan Dela dan pergi. Gadis kecil itu diam-diam berbalik dan melambaikan tangan ke arah Husein. Lihat, dia sudah mengatakan jika nama ibunya adalah Peri Kecil, dan dia tidak berbohong! Setelah Husein mendengar jawaban dari peri kecil itu, bibirnya sedikit terangkat. Semakin dia menolak untuk mengatakannya, semakin aneh!
9.4350.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.7K kali sebagai dongeng peri kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status