BRONDONG TENGIL BU DOSEN!
"Sore-sore duduk santai sambil makan pisang goreng buatan kamu."
Hendro tersenyum kecil. "Buat aku, pisang goreng buatan kamu itu yang paling enak, Dek..." Ia menyentuh tangan Pertiwi sesopan mungkin.
"Pi-pisang goreng buatan aku biasa saja, Mas," sahut Pertiwi gugup.
"Bukan cuma pisang goreng," Hendro melanjutkan. "Bola-bola ubi, bakwan udang... semua camilan sore buatan kamu itu selalu enak."