Bimbingan Terlarang Dosen Gay
Itu adalah ketenangan sebelum badai Kategori 5.
“Sa-saya…” Dara tergagap, otaknya berpacu panik mencari kebohongan. “Saya bilang… dosen galak, Pak. Ya, galak. Karena Bapak… galak.”
Kebohongan itu terdengar begitu tipis dan menyedihkan bahkan di telinganya sendiri.
Adrian tidak bergerak. Ia hanya menatap Dara, dan di bawah tatapan tajam itu, Dara merasa seperti serangga yang disematkan di bawah mikroskop.