Dosen Duda Kesayanganku
Ia duduk di sebelah Argan dengan senyum manis yang khas, menonjolkan lesung pipinya.
"Udah belajarnya?" tanya Argan seraya mengusap rambut Nara lembut.
"Udah, Mas. Mudah-mudahan aja besok bisa ngerjain. Dosen yang ini dikenal pelit ngasih nilai, Mas." Nara mengerucutkan bibirnya.
"Sepelit-pelitnya dosen, kalau hasil ujiannya bagus, kehadirannya memenuhi persyaratan, tugas-tugas dikerjakan, insya Allah nilainya bagus," ucap Argan.