Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengasuh Kesayangan CEO

Pengasuh Kesayangan CEO

Kursi tersebut menghadap ke arah kolam renang. Begitu melihat Maya datang Jonathan berdiri. Ia menghampiri Maya. Belum sempat Maya duduk, Jonatan malah mendorongnya ke ruangan lain. Sebuah kamar dengan pintu terbuka. Sehingga Maya terjerembab jatuh di lantai. "Bruuk." Beruntung lantai di ruangan tersebut terbuat dari karpet yang tebal. Sehingga tidak seberapa sakit dirasakan Maya saat jatuh. Ia segera bangkit. Berusaha berdiri.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai meja melayang
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Lalu dua kepala manusia melayang masuk ke dalam tenda pesta. Keduanya memantul satu kali di udara sebelum mendarat keras di atas meja paling dekat dengan pintu, menghantam piring-piring dan gelas-gelas yang berdering dan jatuh berserakan ke lantai. Kepala-kepala itu berhenti menggelinding tepat di tepi meja. Mata keduanya terbelalak penuh, ekspresinya membeku di antara terkejut dan tidak percaya, tidak sempat berubah menjadi apa pun lagi.
1068.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai meja melayang
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nickie
izin promosi bisa dibaca novel baru judulnya kesempatan kedua pangeran oleh penulis nickie...yang suka membalikkan keadaan, balas dendam, penyelamatan keluarga dan cinta, pewaris kaya, dan misteri ada romance bisa dicoba baca buku ini.... bisa kasih saran untuk perbaikan ke depannya..terima kasih
Baca Semua Ulasan
Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas 230. EMOSI BANG GALUH (Bagian A) BRAK! Meja kokoh yang terbuat dari kayu jati itu sukses bergetar dengan kuat, dan …. Prang! Asbak cantik yang terbuat dari kristal itu pun jatuh menghantam lantai, pecah berkeping-keping hingga menjadi butiran kecil.
1047.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai meja melayang
Baca
+Pustaka
Dinikahi Pria yang Pernah Kucampakkan

Dinikahi Pria yang Pernah Kucampakkan

Entah apa yang memicu kekacauan ini. Di depannya, sebuah meja berukuran sedang jatuh terguling di lantai. Di samping meja tersebut teronggok kue tart besar yang sudah berantakan dan menimpa sebuah buket bunga. Sepertinya sudah tidak ada yang bisa di selamatkan lagi.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai meja melayang
Baca
+Pustaka
Rahasia Si Gadis Cupu

Rahasia Si Gadis Cupu

Tubuhnya meluncur di bawah meja makan seperti pemain ice skating yang gagal. "Sherly!" teriak Maudy panik, langsung berdiri dari kursinya. Kella berdiri dengan wajah polos yang dibuat-buat ketakutan, sambil memegang garpunya. "Maaf, Sherly... aku tidak sengaja menyenggolmu karena lantainya sangat licin sekali di sini. Apakah kau menumpahkan sesuatu?" [SISTEM: THREAT NEUTRALIZED] [Status: Counter-Measure Success]
4.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai meja melayang
Baca
+Pustaka
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

Juan memapahnya keluar. Namun baru beberapa langkah dari pintu, tubuh Maia tiba-tiba melemas. Tangannya terlepas, matanya tertutup, lalu ia jatuh. "Bos!" teriak Jane. "Bos!" seru Mike. "Ruby!" Juan menangkap tubuhnya. Kursi-kursi terdorong, gelas jatuh, kertas-kertas beterbangan. Ruang kerja yang semula rapi berubah kacau akibat jatuhnya Maia ke dekat meja.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai meja melayang
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

ucap Naila kecewa Meysa tampak tersenyum ke arah Naila lalu berjalan lagi ke arah lift "Ayo sebentar ko ga lama" ucap Meysa lalu masuk ke dalam lift, Naila juga ikut masuk ke dalam lift. Setelah masuk Meysa lantas memencet angka 4, Naila yang belum pernah naik lift panik saat dirinya merasa ada guncangan saat di dalam "Ya Allah Ka, ini kenapa Ka? Gempa yah? Ya Allah Ka Naila takut" ucap panik Naila lalu ia berjongkok dan memeluk lututnya
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai meja melayang
Baca
+Pustaka
Mutasi Alam Liar

Mutasi Alam Liar

Keduanya bergerak beberapa meter ke belakang, tetapi mata mereka tidak pernah lepas dari Shinta yang masih terbaring di lantai. Energi tak terlihat sepertinya mengelilinginya saat udara di sekitarnya tampak kabur. Ketika energi semakin kuat, sendok di atas meja adalah yang pertama mulai melayang di udara. Piring-piring itu menyusul. Beberapa menit kemudian, kursi-kursi mulai bergoyang sebelum perlahan melayang ke udara. Energi menyebar secara bertahap sampai akhirnya mencapai mereka berdua.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai meja melayang
Baca
+Pustaka
Are You... My Destiny?

Are You... My Destiny?

ujar Meida yang tadinya berlari sekarang menjadi jalan cepat, dan merapikan rambut panjang sebahu miliknya yang diikat. Meida berjalan ke arah rak yang memajang bubur ayam instan. Tetapi, dia menabrak seorang pria. Tabrakan tersebut membuat Meida terpental dan jatuh tersungkur sampai membuat kacamatanya jatuh ke lantai.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai meja melayang
Baca
+Pustaka
Terjebak di Tubuh Bocah SMA

Terjebak di Tubuh Bocah SMA

Meja melayang cepat ke arah Belinda. CCCRRAAASSSSHHHHH!!! GGGGRUUMMPPYYAAANNNGGG!!! Meja yang terkena tebasan Renata terbelah menjadi dua bagian. Puingnya teronggok menyedihkan di lantai. Bbuuugghhhh!!! Bbbuugghhh!!!
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai meja melayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status