DENDAM WANITA PENGHIBUR
Tak lupa gadis itu pun melemparkan senyum yang sangat manis, sehingga mampu memikan pria mana pun termasuk Bastian, yang sejak tadi tidak berhenti menelan ludah.
Bagaimana tidak, saat ini gadis itu duduk dihadapannya dengan sedikit menantang, membuat nafas Bastian turun naik sangat cepat. Matanya terus melotot pada bagian dada Nadya yang sedikit terbuka, sehingga memperlihatkan sesuatu yang putih mulut tanpa cacat.
“Mau makan apa? Tinggal pesan aja,”ucap Bastian mencoba mencairkan suasana, agar dirinya tidak terlalu tegang.
الفصول الرائجة