Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Dia meletakkan tangannya di kepala Soraya, menepuk-nepuknya canggung. ​"Kamu bodoh," gumam Brata pelan. "Hampir aja kamu masuk perangkap tikus. Kalau kamu tanda tangan kertas tadi, hidup kamu tamat. Subagyo bebas, kamu yang masuk penjara gantiin dia." ​"Saya panik, Pak. Dimas..." ​"Saya tau. Itu namanya Panic Buying. Mengambil keputusan buruk karena desakan waktu dan emosi," Brata kembali ke mode dosennya.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as embat adalah brainly
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Tapi kali ini bukan itu yang ingin kubahas melainkan kan ada keanehan yang tidak biasa tergambar dari pemilik mata sendu itu. Kedua sudut bibir pucatnya seakan mengucap bahasa isyarat. Aku menebaknya itu adalah ucapan "bahaya" yang keluar dari mulut penuh darah itu. Entah apa artinya itu semua. Sekali lagi, aku cukup terganggu dengan kehadirannya malam ini. Sesaat kemudian terdengar suara mobil dari pintu luar. Beni pulang dan aku segera membuka pintu. Sedang Andin dan Andita masih mengekori kemanapun langkahku bergerak membawanya.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as embat adalah brainly
Read
+Library
Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan

Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan

batin wanita tersebut dengan heran. Akan tetapi, Embun tidak membukanya langsung karena ia sedang ada dalam rapat penting. Lagi pula, Embun tidak berpikir bahwa pesan tersebut adalah pesan yang mendesak. Dan bisa dibilang, Embun benar. Karena isi pesan tersebut adalah: [Embun. Bagaimana kabarmu? Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Apakah kamu ada waktu?]
9.9445.5K viewsCompletedAdded to Library 11.6K Times as embat adalah brainly
Read
+Library
Terdamparnya Sang Putri Duyung

Terdamparnya Sang Putri Duyung

Ia tidak akan memberikan jawaban langsung, melainkan petunjuk metaforis. "Untuk melewati jembatan itu, kau harus memahami lautan, Arjuna. Bukan hanya lautan air, tetapi lautan emosi, lautan ingatan, lautan jiwa," jelas Tabib Shen. "Dengarkan bisikannya. Dengarkan detak jantungnya."
1.5K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as embat adalah brainly
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status