Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

"Kedua, Embun Getih Beku. Embun ini mengeras dari darah naga es jutaan tahun lalu, terkubur di bawah badai silet Lembah Es Layon, titik terdingin di benua ini." ​Rara memperhatikan tulisan gurunya dengan saksama. Nalar tabibnya bekerja cepat, mencoba memetakan rute perjalanan yang terdengar seperti sebuah misi bunuh diri. ​"Ketiga," lanjut Ki Hanggareksa, "Teratai Lumpur Ireng dari Telaga Getah Ireng. Air di telaga itu hitam pekat, memancarkan bau busuk bangkai dewa yang mampu menembus kewarasan dan merobek paru-paru siapa pun yang menghirupnya. Ini untuk mengikat seluruh racun di tubuhmu. Keempat, Puspa Bayu Buana dari Puncak Awang-Awang. Hutan purba yang melayang di atas awan, dengan tekan
102.1K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as rumput embun
Read
+Library
Naga Penakluk Hati

Naga Penakluk Hati

"Ya. Kecuali kau bisa mengganti Embun Laut yang sudah kau buang-buang hari ini." Aku menghela. Sudah pasti aku tak bisa melakukan hal itu. Kudengar Profesor Jin memang mengumpulkan bahan-bahan itu sendiri. Yah, memang dengan dana dari akademi. Namun pasti keringat dan waktunya tidak bisa dibeli dengan uang. Apalagi Embun Laut tidak sesering itu terlihat di pasar. Embun Laut hanya bisa didapat saat gerhana bulan dan terjadi sebuah pusaran besar di laut dalam. Barulah di dasar laut dalam itu akan muncul Embun Laut. Ditambah lagi orang-orang yang bisa mengambilnya adalah para Animari duyung berekor kuat untuk bisa bertahan di pusaran. Kenapa aku bisa tahu hal-hal itu? Karena Profesor Jin mengom
103.1K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as rumput embun
Show Reviews (24)
Read
+Library
cyllachan
Halo pembacaa… versi revisi sudah up semua ya XD ada beberapa part yang kurevisi terutama di bagian awal. Semoga kalian suka revisinya dan cerita lebih hidup. Ke depan aku bisa upload seperti biasa lagi ya. Selamat membaca! Jangan lupa tinggalkan komentar yaaa. Komentarmu adalah penyemangatkuhhh
Luthfiyya
Masuk ke dunia Game kyaknya seru yaa. apalagi biasanya suka kalah pas main game, ehh tiba-tiba masuk ke game itu sendiri, jadi kau gamau harus bisa menang biar ga mati. ceritanya keren sih, apalagi buat yg suka cerita fantasy, ini beneran cocok dibaca malem".
Read All Reviews
Jerat Rahasia Kapten Ragnar

Jerat Rahasia Kapten Ragnar

LUMPUR AMIS DAN SUMPAH PESISIR ​Kapsul drone yang hancur itu terombang-ambing seperti bangkai paus logam di antara riak air payau hutan bakau pesisir Sumatra. Suara desis air laut yang masuk ke dalam mesin yang panas menciptakan uap putih yang menyelimuti area sekitar, beradu dengan kabut pagi yang berbau lumpur amis dan pembusukan vegetasi tropis. Ragnar menendang pintu kapsul yang sudah bengkok hingga terlempar ke rawa-rawa, menciptakan suara debum yang berat di atas tanah berlumpur.
769 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as rumput embun
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Ember timba yang baru saja diangkat gadis itu tergeletak di tanah, isinya tumpah. Cairan yang keluar dari ember itu bukanlah air. Warnanya hitam pekat seperti oli bekas, dengan lapisan tipis berwarna pelangi di permukaannya. Aroma kimia yang tajam dan busuk menyengat hidung, bercampur dengan bau anyir kematian yang samar, menusuk hingga ke paru-paru.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as rumput embun
Read
+Library
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Mataku membeliak begitu melihat isinya, perutku langsung bergejolak hebat hendak mengeluarkan isinya. "Hueekk!" Tanpa bisa menahan lagi, aku memuntahkan semua isi perutku di atas tempat tidur. Membuat Tini makin menatapku dengan jijik. Rasa mual tak hilang juga walaupun aku sudah memuntahkan seluruh isi perutku. Perut tak henti bergejolak kala mengetahui yang kumakan tadi ternyata bukan bubur ayam melainkan belatung yang bercampur dengan nanah dan darah.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as rumput embun
Read
+Library
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Jangan berlari pada kenyataan yang fana. ~~~~~ Gemerecik air terjatuh dari gumpalan gelap awan pagi ini. Suara atap-atap vila yang basah karena terguyur hujan, terdengar nyaring di telinga. Embun sejuk yang tebal menutupi pemandangan pantai dari dalam jendela, seperti kabut asap di Kalimantan. Bedanya, embun ini atas kehendak Tuhan. Tak ada matahari pagi ini. Gundukan kelabu "kapas terbang" menghalangi eksistensinya pada dunia.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as rumput embun
Read
+Library
RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

ujar Sinta dengan tersenyum licik. Sinta bersiap untuk menyiram wajah Alda menggunakan air yang terdapat dalam botol. Namun, saat Sinta hendak menyiramkan air tersebut, tiba-tiba sebuah potongan ranting yang cukup besar mengenai tangannya. Byur, air itu tumpah mengenai dada serta sebagian wajah Sinta.
109.4K viewsOngoingAdded to Library 327 Times as rumput embun
Read
+Library
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Banyak kalimat – kalimat yang menghantui pikirannya. Besok pas ketemu gimana ya? Orangnya kayak gimana ya? Bakalan nyambung ga orangnya? Bakalan iflil ga ya ngeliet gue? Mesti bilang apa nih ke Setya kalo gue ternyata ga sendirian datang ke acara itu? "Aaaargghhh. Apa – apaan sih kamu Diana."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as rumput embun
Read
+Library
SERIBU WAJAH MANTAN ISTRIKU

SERIBU WAJAH MANTAN ISTRIKU

katanya pada akhirnya. Tidak menggubris peringatan suaminya, Embun menegak wine hingga tandas dalam sekali minum. Ia bahkan membiarkan cairan merah pekat jatuh di sela bibir. Turun mengikuti lekuk wajah hingga ke leher dan berakhir masuk di antara dua gunung kembarnya. Adzirel memalingkan wajah, merasa melakukan kesalahan karena tidak bisa menjaga matanya.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as rumput embun
Read
+Library
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Meskipun meridian Qin Rou belum sepenuhnya pulih, esensi Rumput Embun Sembilan Langit telah membekukan pergerakan racun di dalam darahnya untuk sementara waktu. Di hadapan Long Tian, vegetasi hutan mendadak berubah menjadi jajaran pohon tua berbatang hitam dengan ranting-ranting yang menyerupai cakar iblis. Kabut abu-abu pekat beraroma sulfur tipis bergulir di atas tanah, membatasi jarak pandang visual hingga kurang dari lima meter.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 329 Times as rumput embun
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status