Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dua Sisi

Dua Sisi

Suara pedas dosen penuh rajahnya kembali singgah di telinganya. "I-Iya, Pak. Maaf. Selamat sore teman-teman. Perkenalkan nama saya Embun Pagi Nauljam. Saya berasal dari Bukit Dua Belas Sarolangun Batang hari. Senang bisa belajar dan bertemu dengan teman-teman di sini." Embun merangkapkan tangan di dada dan menundukkan sedikit kepalanya. "Embun pagi? Untung nama Anda bukan hujan deras atau pun banjir bandang ya?!"
1030.0K viewsCompletedAdded to Library 749 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
Istri Buta Yang Terlambat Kau Cintai

Istri Buta Yang Terlambat Kau Cintai

"Tubuhku rasanya lemas sekali belakangan ini. Aku sering keram perut dan mual kalau mencium aroma masakan menyengat." "Bibi! Bawa sup ini ke dapur sekarang!" perintah Adrian tegas, melambaikan tangan pada pelayan tua yang berdiri di sudut. "Tunggu, Adrian," cegah Maya. Ia meraba tepi meja, berdiri perlahan seraya memegang sebuah botol kaca kecil dari saku gaunnya. "Aku punya racikan herbal kuno dari Dokter Bagas. Herbal ini sangat ampuh meredakan mual hebat."
153 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
LINGGA KALAGENI: Pendekar Terkutuk dari Sekte Pedang Naga

LINGGA KALAGENI: Pendekar Terkutuk dari Sekte Pedang Naga

Lingga kemudian menelan satu butir pil dan menyimpan dua lainnya. Keterampilan Lingga membuat pil obat luka dia dapatkan dari hasil uji coba. Dia yang dahulu sering disiksa dan mengalami luka parah berhasil membuat pil yang sangat ampuh untuk mengobati lukanya, dan dia menamai pil itu dengan sebutan pil embun pagi. Lingga yang sudah cukup lelah akhirnya terlelap tidur hingga pagi menjelang. Lingga terbangun dan ternyata pil embun pagi bekerja sangat efektif menyembuhkan luka-lukanya. Bahkan bekas luka yang Lingga alami menghilang berkat khasiat pil itu.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Semua memaklumi, meski satu dua manusia masih tetap saja ada yang mencibir usai meninggalkan halaman rumah. Sepekan pertama Ria tak mampu mengendalikan air matanya. Di saat orang-orang tertidur lelap, ia terjaga dan sesenggukan tiada henti. Jam tidurnya tidak teratur. Setiap hari kelopak mata itu membengkak dan garis hitan di bawah mata tergores jelas. Kesedihannya dirasakan juga oleh si kecil yang ikut-ikutan rewel sepanjang hari. Lelahnya kian berlarut-larut. Luka jahitan yang belum mengering menambahkan siksa. Dia harus berjuang sendiri tiap kali hendak bangun dari baringan. Sering dia juga dibuat menangis karena rasa nyeri yang hilang timbul.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
Tuan Muda Menikahi Gadis Buta Yang Disia-siakan

Tuan Muda Menikahi Gadis Buta Yang Disia-siakan

ujarnya pada Wei Zhang. Ah Nian lupa kalau dirinya memiliki pendengaran yang sangat baik, dia bisa mengetahui jalan yang dia lalui melalui getaran suara dan aroma. Semenjak kedua matanya tidak bisa melihat dia bisa merasakan itu bahkan lebih teliti dari orang normal. Dia bisa melihat apa yang seharusnya tidak bisa dia lihat, baginya sama saja buta atau tidak. Wei Zhang langsung menyinggungnya, “kamu tahu aku yang berjalan ke arahmu? Kamu bisa melihatku?” tanyanya dengan tatapan curiga.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
Membungkam Mulut Tetangga Julid

Membungkam Mulut Tetangga Julid

"Put, Putri ... Mau bubur nggak?" Gema memanggil Putri setelah gerobak memasuki halaman kontrakan. Saat itu sudah hampir jam tujuh malam. Gema memang berjualan dua kali dalam sehari. Pagi sebelum jam enam dan sore selepas Ashar ia berangkat. Jika berjualan pagi, jam delapan ia sudah pulang. Sedangkan jika berjualan sore, biasanya pulang sebelum magrib, tapi kali ini sepertinya kemalaman.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
KUKEMBALIKAN KEKASIHMU

KUKEMBALIKAN KEKASIHMU

*** Flashback “Sayang, kamu kemana aja sih?” Lily menggerutu karena Verell telat menemuinya, pria itu hanya tersenyum dan mengecup keningnya. “Maaf ya, Sayang. Tadi aku lagi ketemuan sama Leon, jangan marah dong, nanti cantiknya berkurang.” godanya seraya mencubit ujung hidung Lily. “Benar, ketemuan sama Leon bukan gadis lain?” desak Lily.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
Akibat Kencan Buta

Akibat Kencan Buta

Sahara terkekeh kecil dan mengangguk, membuat sang Mami menepuk keningnya dengan pelan. “Ya, Tuhan!” seru Liana menggeleng tidak mengerti. **** Sagara mengerjapkan kedua matanya saat terdengar suara kicauan burung liar khas pagi hari, pria itu merasa sedikit berat dan pening dikepala. Manik matanya berusaha menyesuaikan dengan cahaya lampu dilangit kamarnya. Tenggorokan lelaki itu kering dan sedikit pahit.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Kulirik dari celah jendela rupanya gerimis mulai menitik dan membasahi setiap dinding di luar serta kaca yang bening menjadi berembun karena tetesan air langit itu. Ternyata begitu cepat malam menyapa kami. Benar saja terlihat si kembar memeluk kedua lenganku erat. Sementara aku masih terduduk di sofa di tengah-tengah ruangan. Astaga! aku melihatnya lagi, sosok yang sama pada waktu yang mungkin sudah tak terhitung lagi. Bisa jadi aku sudah sangat teramat biasa dengan pemandangan buruk ini. Tapi kali ini bukan itu yang ingin kubahas melainkan kan ada keanehan yang tidak biasa tergambar dari pemilik mata sendu itu.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
Kembali Untuk Mengguncang Langit

Kembali Untuk Mengguncang Langit

Narkoba, alkohol, psikotik, kolesterol tinggi, dan yang paling mencengangkan adalah dia impoten. Melihat Ling Hao menatap wajah Chu Zhe aneh, mau tidak mau Chu Zhe ikut mendekat. Tetapi ketika dia melihat catatan dari Chang Tian, mulutnya langsung membuka lebar dan berteriak keras mengejutkan orang-orang yang ada di sana. "Apaaa....!"
103.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as chord embun di pagi buta
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status