PERNIKAHAN RAHASIA SUAMIKU
"Bisa-bisa. Paling cepet satu Minggu pengerjaan. Cuma buat tiga orang kan? Kamu, Arda sama anak kamu, Quenara."
Terdengar Sabia mendecak. "Anakku udah mau tiga, Fanisa, sama yang dalam perut ini, lho," jelasnya membuatku melotot.
"Tiga? Kapan kamu lahirannya?" tanyanya kaget.
Sabia memasang senyum lebar. "Lima tahun lalu pas kita ketemuan itu, ternyata aku lagi ngisi lho, tapi karena gak ada ngidam berlebihan jadinya aku gak tahu kalau lagi hamil. Ketahuan pas usia kehamilan udah lima bulan. Nah, sekarang ya aku lagi hamil adeknya Quenara sama Haidar" jelasnya kembali.
Chapitres populaires