Dirty Office
" Monica berteriak panik, namun matanya berkilat penuh kemenangan.
Tanpa menunggu perintah, Monica segera menyambar tumpukan tisu dari atas meja. Ia berlutut di depan Keenan, tepat di depan kedua kaki pria itu yang terbuka lebar dan tampak basah kuyup. Tangan Monica dengan cepat mulai menggosok-gosok area paha dan pangkal paha Keenan dengan gerakan yang begitu menggoda.
"Maaf, Pak... Biar saya bersihkan. Aduh, meresap sampai ke dalam ya, Pak?" bisik Monica. Jarinya yang lentik dengan kuku merah menyala sengaja menekan-nekan area sensitif Keenan di balik kain celana yang basah.
Keenan membeku sejenak. Ia bisa merasakan jari-jari Monica yang berusaha 'menjelajah' dengan alasan membersihkan