Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar
Freya memainkan jemarinya di dada bidang Aryan, melukis pola abstrak yang membuat Aryan tanpa sadar menahan napas.
“Boleh pakai cara murahan, kan, Yan?”
Freya tersenyum mendapati raut wajah Aryan yang menegang gelisah. Tangannya perlahan merambat naik, berhenti sejenak di bahu kekar pria itu, sebelum lanjut menyusuri leher Aryan dengan jemari lentiknya.
“Freya Nandita,” panggil Aryan dengan suara tertahan.
Begitu telapak hangat Freya mendarat di wajahnya, Aryan jelas tahu apa yang hendak terjadi selanjutnya.