Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Panjang di Bus Terakhir

Malam Panjang di Bus Terakhir

"Nggak, jangan .... Empat orang terlalu banyak, aku nggak sanggup." Di dalam bus malam itu, empat rekan kerja suamiku menekanku ke kursi dan merenggangkan kedua kakiku dengan paksa. Salah satu pria yang berdiri di depanku melepas ikat pinggangnya, lalu menyabetkannya dengan keras ke pantatku. "Buka kakimu! Perempuan kayak kamu memang pantas puasin kami." Kemudian, dia merobek paksa celana dalamku yang sudah basah kuyup ....
38.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

"Paman, apa di rumah ada mentimun? Boleh aku pinjam sebentar …?" Saat badai topan melanda, sahabat putriku terjebak di rumahku. Malam itu, dengan wajah kemerahan, dia mencariku untuk meminta mentimun, katanya, "Aku cuma agak lapar, ingin makan mentimun untuk mengganjal perut." Melihat tonjolan kecil di balik baju tidurnya, darahku seketika bergejolak. Aku sengaja berkata, "Paman punya sesuatu yang jauh lebih enak daripada mentimun di sini."
44.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Catatan gadis 19 tahun, hadiah terindah di ulang tahun menginjak usia dewasa dari ayah tiriku adalah bagian bawahnya yang besar. "Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu," ucap ayah tiriku sambil merobek gaunku dengan kasar.
10423.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.6K kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Aku dan Pelatih Renangku

Aku dan Pelatih Renangku

“Pelatih ... pelan-pelan ....” Terdengar desahan manja seorang wanita dari ruang ganti sebelah. Kriet ... Kriet .... Meja dan kursinya berguncang keras. Bersamaan dengan itu, terdengar juga suara rendah seorang pria. “Dasar jalang kecil, teriak lebih keras lagi!” Disusul dengan suara hantaman yang semakin keras. Ketika aku masih asyik menjadi penonton, tanganku refleks meraih ke bawah dan meremasnya kuat-kuat .... Saat itu aku belum tahu, tak lama lagi aku juga akan menjadi salah satu orang yang menjerit liar di ruang ganti itu.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Tugas Tambahan untuk Ibu Susu

Tugas Tambahan untuk Ibu Susu

Aku datang ke rumah bos untuk menjadi ibu susu. Namun, payudaraku yang merembeskan ASI malah membuat kemejaku berantakan. Aku buru-buru mencoba membereskannya, tetapi keadaannya justru makin buruk. Seluruh tubuhku kini penuh dengan noda ASI dan bos sama sekali tidak bisa memalingkan pandangannya dariku. Di bawah tatapan panasnya yang membara itu, aku merasa malu karena tubuhku justru mulai memberikan reaksi. Saat aku berada di dalam kamar mandi dengan tubuh yang lemas tak berdaya, mencoba mengatasi gejolak hasratku, aku justru merasa gairahku makin menjadi kuat. Tiba-tiba, bos muncul di hadapanku dan menangkup lembut payudaraku. "Anakku nggak bisa menghabiskan semuanya, jadi orang tuanya yang akan bertanggung jawab." Setelah berkata seperti itu, dia pun mengulum putingku.
118.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Di tengah malam, aku berlutut lemas di ambang jendela, terengah-engah dengan napas berat, dan air liurku menetes tanpa bisa kucegah. Di belakangku, teman sekelas anakku dari sekolah olahraga itu merobek stoking hitamku dengan kasar, lalu meraba pantatku yang bulat dan montok. Dia mencengkeram rambutku erat dan berbisik dengan nada menggoda, "Tante, apa anakmu tahu, kalau kamu seliar ini?" Tepat saat itu, ayahnya juga masuk. "Nak, kamu masih kecil, banyak hal yang belum kamu pahami. Ayah akan mengajarimu..."
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Rahasia di Kabin Kemudi

Rahasia di Kabin Kemudi

"Suamiku... aku... di..." Tanganku gemetar memegang ponsel dan wajahku memerah karena gugup. Suamiku di seberang layar terdengar bersemangat dan penuh antusias, dia sama sekali tidak menyadari bahwa saat ini ada seorang pria sedang memelukku dari belakang.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang Bersama Istri Sahabat

Cinta Terlarang Bersama Istri Sahabat

Sahabatku memabukkanku dan menyuruhku bersama dengan istrinya. Aku mengira dia punya kelainan khusus, tapi setelah dia dipenjara, aku pun menyadari bahwa itu hanyalah permulaan. Yang paling tak kusangka, setelah dia keluar dari penjara, aku malah menjadi orang yang membantu untuk membunuhnya.
10.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Dia Yang Merebut Suami dan Anakku

Dia Yang Merebut Suami dan Anakku

Setelah delapan tahun menikah, suamiku membawa pulang wanita impiannya yang menderita kanker meskipun aku keberatan. “Wanita jahat, sama sekali tidak punya simpati, kamu kalah jauh dibanding Maudy!” Anakku juga memarahiku dan berkata bahwa jika aku tidak mengizinkan Maudy masuk, dia tidak akan mengakuiku sebagai ibunya. Aku benar-benar menyerah dan bercerai, kemudian menerima undangan dari industri desain untuk kembali ke puncak. Tetapi mereka menangis dengan mata merah setelah melihat surat keterangan penyakit kanker palsu itu. “Istriku, aku ditipu olehnya, yang aku cintai itu selalu dirimu!” “Ibu, apakah kamu tidak menginginkan Leo lagi? Akulah anakmu satu-satunya!” Aku bahkan tidak melirik mereka. Dari mana datangnya bajingan yang menghalangiku menerima penghargaan.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Pengobatan Khusus Tabib Desa

Pengobatan Khusus Tabib Desa

"Paman, apa pijat itu memang harus melepas celana juga?" Saat merayakan Hari Raya di desa, aku tidak sengaja salah makan hingga perutku sakit. Di daerah pelosok yang jauh dari rumah sakit ini, aku tidak punya pilihan selain mencari tabib tua di desa untuk memijatku. Siapa sangka, tiba-tiba dia menanggalkan celanaku dan berkata, "Kamu nggak mengerti, hanya dengan cara inilah hawa jahat di tubuhmu bisa dikeluarkan!" Padahal, tubuh bagian bawahku sudah basah kuyup. Saat celana itu terlepas, dia menyadari segalanya. Nafsu binatangnya memuncak, dan dalam sekejap, dia menerjangku.
34.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai gairah ustazah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3536373839
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status