Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penakluk

Sang Penakluk

Renzo tidak punya pilihan selain mengikuti Silka. ** Ignar pulang dengan berbagai makanan yang siap menjadi santapan mereka malam itu. Renzo tampak sedang memilih minuman yang akan menemani mereka untuk merayakan keberhasilan Silka. Ketika Silka berteriak dari dapur untuk segera mandi, kedua sepupunya langsung mengikuti. Silka tampak puas karena iga panggang dan udang tepungnya sudah siap santap. Kini tinggal menunggu kentang panggang keju yang masih ada di oven.
1046.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai gambar pocong dan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Mata yang saling memandang, dengan senyum dia berbisik di telinga Riska. Memang cinta itu bagaikan pedang bermata dua. Bisa membuat bahagia, dan juga sebaliknya. Seperti roda yang berputar! terkadang melayang tinggi, dan juga bisa terjun jatuh dengan berbagai ranjau di bawahnya. Saking miripnya dengan pohon sakura yang hanya ada di jepang? Orang-orang setempat juga menyebut pohon ini adalah pohon sakura Gayo. Namun? Itu hanya sebuah julukan saja.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai gambar pocong dan kuntilanak
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

“Sri, mangkok di mana?” Sri beranjak dan mengambil tiga perangkat alat makan. Mereka menuang bakso yang masih panas itu dan menaburinya dengan sambal dan saos. “Bakso mana ini?” tanya Sri. “Biasa, bakso depan apotik Cempaka Putih. Yang langganan para artis,” jawab Wulan. “Wah, mantap ini!” Nur makin menggebu. “Iya tadi Bang Somad buru-buru ga bisa nemenin aku makan. Ya sudah dibungkusin tiga untuk makan rame-rame,” jawab Wulan.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai gambar pocong dan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Sekarjati tersenyum melihat Langkasuma yang menjaga raga nya. Jiwanya melayang ke luar dari dalam rumah terkejut ketika meliha ratusan makhluk halus dengan segala aneka bentuk rupa. Pocong setinggi pohon kelapa dengan wajah menghitam dan tetesan air liur menjuntai ke tanah menampakkan wujud mengerikan ketika tersenyum lebar. GRRRRRR!!!!
825 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai gambar pocong dan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Pakde sang Penakluk

Pakde sang Penakluk

ucap Bu Tejo penuh rasa syukur bercampur kagum luar biasa. "Satu mobil pikap? Pakde cuma butuh beras buat makan sehari-hari, Bu Tejo. Nanti gubuk reyot Pakde rubuh tertimpa tumpukan beras karungan," balas Sugiono terkekeh pelan.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai gambar pocong dan kuntilanak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status