Hantu Vila
Di tengah kesibukannya, Amprung datang menghampiri Sardi.
“Tolong aku, Di.”
“Apa lagi, Prung?” tanya Sardi sambil sibuk memotong ayam.
“Aku dikejar-kejar pocong.”
Sardi malah tertawa mendengarnya.
“Pocong? Zaman sekarang mana ada pocong, Prung. Kau mengada-ada saja.”
“Ini serius, semalam aku didatangi pocong. Ini semua salahku, Di.”