Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GEOVANE

GEOVANE

Di sana terlihat sekumpulan pemuda yang memakai pakaian compang-camping dengan tindik di masing-masing telinga mereka tengah mengobrol bersama. Dengan langkah pasti Geovane melangkahkan kakinya ke sana, tanpa rasa jijik ia membiarkan sepatu mahalnya menginjak lumpur hitam yang ada di sekitar belakang gedung. Langkah kakinya tetap teratur meski jalan yang ia lalui terasa sangat licin, jika kurang berhati-hati maka ia bisa terpeleset dengan tidak etis. Geovane menunjukkan raut wajah tak suka ketika melihat sebotol minuman keras yang mereka minum secara bergantian.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as pocong gede
Read
+Library
Kegelapan dibalik Kedamaian

Kegelapan dibalik Kedamaian

Pekik Gyan. Dien langsung menunduk dan melancarkan tinju keras ke perut lawannya. Pocong yang tiba-tiba muncul dan menyerang dengan mata merah layaknya laser itu berubah menjadi roh halus yang tidak bisa diserang. Pocong itu kembali menjadi roh padat dan melepaskan semburan ludah korosif.
10877 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as pocong gede
Read
+Library
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Reyna dan Selena yang melihat pocong itu dengan jelas, Reyna sampai terus menggenggam tangan Linggar karena sedikit ngeri melihat pocong hitam yang sangat besar dan bertaring. "Li, aku baru kali ini liat pocong super gede, bertaring lagi." Bisik Reyna. "Pocong!?" Deon terkejut mendengar bisikan Reyna ke Linggar. "SSHHH! Jangan keras-keras ngomongnya!" Ujar Reyna, dan Deon menutup mulutnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as pocong gede
Read
+Library
Legend Of Kong Lao

Legend Of Kong Lao

Dia tidak mengincar kemenangan, hanya mencari seseorang yang memiliki ilmu pedang terbaik. Melihat Tae Shin siap bertarung, Kong Lao tentu tidak sopan. Dia menghilang dari tempatnya berada meninggalkan retakan jaring di tanah. Hanya dengan kedipan mata, Kong Lao muncul tepat di depan Tae Shin. Pedang terhunus cepat ke arah Tae Shin. “Dentang!” benturan dua logam terdengar jelas. Kekuatan Kong Lao begitu tinggi, membuat Tae Shin terpukul mundur beberapa meter.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as pocong gede
Read
+Library
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Semua tahu bahwa Ben Cong adalah wakil kepala Perguruan Long Ji. Pou Cong yang masih berdiri di tempatnya hanya bisa mendengus pelan. "Anjing ingin menggigit tuannya?" Sementara itu, Qu Cing tidak peduli dengan pernyataan Pou Cong sebelumnya. Ia merogoh sakunya dengan tangan gemetar, mengeluarkan sebuah botol kecil berisi cairan putih keruh—ramuan degan. Tanpa ragu, ia meneguknya hingga habis. Sensasi dingin langsung menjalar ke seluruh tubuhnya, menyegarkan otot-ototnya yang kelelahan dan mengisi kembali sebagian energinya.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as pocong gede
Show Reviews (6)
Read
+Library
Donat Mblondo
Maaf ya... dua hari ini libur update dulu. karena saya habis melahirkan dan posisi masih di rumah bidan, jadi tidak sempat menulis. Saya usahakan, hari Senin mulai menulis lagi untuk melanjutkan ceritanya. Terima kasih ^^
Nuada Airlangga
tak kasih nama Jawa 'kepong taine sapi',buyut Cili penunggu desa Kemiren,Sunar udara rawatane buyut Cili,kalo nama desa bnyak yg lucu 'tegal campak,tamansuruh,kali bendo,Puthuk petung, Gedangan,siwuran,kedaleman'......
Read All Reviews
Legenda Pendekar Pedang Liu Shin

Legenda Pendekar Pedang Liu Shin

Bommm Poenik itu kembali melesatkan bola magma raksasa dari mulutnya membuat lubang tanah yang sangat besar. Bommm Zhu Lao yang dapat dengan mudah menghindar, menerkam Poenik dengan kakinya, dan kali ini Poenik Surgawi yang terjatuh dari ketinggian ke tanah, membuat suara ledakan yang sangat keras. "Sie Gong ... Apa Beast Penguasa begitu mengerikan?" Liu Shin menelan ludah melihat pertempuran Zhu Lao dan Poenik Surgawi yang membuat suara dentuman yang sangat keras. Ledakan dimana-mana, beberapa tempat terbakar hangus oleh magma yang di keluarkan oleh Sang Poenik.
9.5400.4K viewsCompletedAdded to Library 12.4K Times as pocong gede
Show Reviews (60)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Kurnia Novendra
mau nanya bos,.padahal saya sudah baca legenda pendekar pedang Liu Shin ini udh sampai Liu shin ikut pertandingan di kerajaan shung setelah dia mengobati racun kalajengking hitam,.kok sekarang balik ke awal lagi,.!?mohon dilanjtkan seperti semula lagi bos,.Liu Shin ikut pertandingan yg ke 4,.
Read All Reviews
Pocong Andong Penjemput Jiwa

Pocong Andong Penjemput Jiwa

Berminggu-minggu beberapa desa tampak seperti desa mati setelah malam tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang meninggal yang ditemukan pada pagi harinya dalam keadaan telungkup. Menurut kabar yang berbedar, mereka meninggal setelah bertemu pocong berwajah hancur dengan kedua bola mata merah besarnya. Kedatangan pocong tersebut juga selalu disertai dengan bunyi gemerincing andong, padahal di desa mereka sama sekali tidak ada yang mempunyainya. Jelas saja itu adalah andong gaib yang tengah ditunggangi oleh pocong penjemput nyawa. Hingga suatu malam, tepatnya pukul 20.10. Arkan yang baru saja pulang mengerjakan tugas di rumah temannya itu dibuat
91.7K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as pocong gede
Read
+Library
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Saat dia melihat secarik kartu ucapan di atas lima keping cokelat silver queen kesukaannya. [Pagi mbakku sayang. Semoga hari kita seminggu ke depan menyenangkan. Aku akan meratukanmu di negeri orang. Percayalah ... dijadikan ban serep pun aku rela. By Kecapung jantan dengan inisial B yang sangat menggilaimu.] "Astaga ... Bram! Ish ... benar-benar bocah gendeng. Ya Allah ... apakah aku bisa menahan diri dari godaan berondong gila itu?" omelnya.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as pocong gede
Read
+Library
Hantu Vila

Hantu Vila

Di tengah kesibukannya, Amprung datang menghampiri Sardi. “Tolong aku, Di.” “Apa lagi, Prung?” tanya Sardi sambil sibuk memotong ayam. “Aku dikejar-kejar pocong.” Sardi malah tertawa mendengarnya. “Pocong? Zaman sekarang mana ada pocong, Prung. Kau mengada-ada saja.” “Ini serius, semalam aku didatangi pocong. Ini semua salahku, Di.”
9.917.2K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as pocong gede
Read
+Library
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

Cuih! Pocong itu meludahi wajah Nuning. Seketika Nuning merasakan panas yang teramat sangat. Ia menggunci bibirnya, giginya gemertak. Nuning meremas jarinya untuk menahan rasa panas itu. Napas Nuning tersengal-sengal. Benar dugaanya, ujiannya di hari kedua sangat berat. Kulit Nuning terasa melepuh. Seluruh tubuhnya gemetar menahan rasa panas. Peluh membasahi seluruh tubuhnya. Pocong itu tertawa cekikikan melihat expresi wajah Nuning yang merah seperti kepiting rebus. Ingin rasanya Nuning menyiramkan air yang ada di depanya ke wajahnya. Panas. Nuning mulai mengatur napasnya. Ia meyakinkan dirinya sendiri kalau dia bisa.
1076.4K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as pocong gede
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status