Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hantu Vila

Hantu Vila

lirih pocong itu. Amprung memberanikan diri, ia membuka pintu rumah lalu menyodorkan botol itu ke arah pocong. Seketika saja pocong itu berubah kembali menjadi gumpalan asap lalu masuk tersedot ke dalam botol. “Mampus kau!” Amprung tertawa. Nantikan cerita Pocong Tetangga selanjutnya.
9.917.3K viewsCompletedAdded to Library 604 Times as ludah pocong
Read
+Library
MAS DUDAKU MISKIN

MAS DUDAKU MISKIN

Dia mengupas kulit udangnya dengan telaten seperti biasa dia melakukannya. Sofia memperhatikan Lendra diam-diam saat pria itu tengah serius dengan aktivitasnya. Dia cukup terkesan dengan bagaimana Lendra membersihkan udang dan cumi, Lendra tidak menanyakan bagaimana dia harus membersihkan dua hewan laut tersebut. Lendra mengerjakannya tanpa bertanya, membuktikan kalau pria itu sudah biasa melakukan aktivitas seperti apa yang dia lakukan sekarang.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as ludah pocong
Read
+Library
Dipaksa Menikahi Pria Cacat

Dipaksa Menikahi Pria Cacat

tanyanya kemudian. “Sebenarnya aku tetap tidak percaya. Tapi, kemarin malam Lusi berteriak dan mengatakan jika dia melihat pocong berwarna merah. Setelah aku mencari tahu, apa itu pocong. Ternyata pocong merupakan jenis hantu di negara ini. Kucing Lusi juga bertingkah aneh, biasanya kucing itu selalu bermanja. Namun, setelah Lusi mengalami keguguran, gembul bahkan enggan masuk ke dalam kamar kami.” Madona menahan diri untuk tidak menertawakan penjelasan Mark.
9.5133.9K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as ludah pocong
Read
+Library
Bocilnya Mas Duda

Bocilnya Mas Duda

Seketika mata ku membulat, ingin menolak tapi rasanya sungkan. "Warung pinggir jalan aja Pak, biar lebih hemat," ucap ku sambil cengengesan. Pria dewasa itu menggeleng, "Tenang saja, saya yang akan traktir kamu." "Eh, serius ini Pak?" "Saya serius, Leuca." Melaleuca-gadis berhijab hitam lengkap gamis berwarna senada dengan aksen polkadot putih itu tersenyum sumringah.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as ludah pocong
Read
+Library
Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan

Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan

Musik dangdut remix menghentak keras dari pengeras suara, bercampur dengan suara tawa cekikikan para LC yang menemani para lelaki berduit pas-pasan. Di salah satu sofa pojok, Pedro duduk dengan wajah sumringah. Kaos oblongnya sudah kusut, matanya sayur akibat minuman keras yang sudah berkali-kali ia tenggak. Di sampingnya seorang gadis muda, belasan tahun lebih muda darinya, mengenakan gaun ketat murah meriah yang bagian pundaknya sudah melorot. Gadis itu tersenyum genit, tangannya lincah menuangkan minuman ke gelas Pedro. Sesekali, si gadis menyodorkan gelas pada dirinya sendiri, ikut meneguk minuman, lalu tertawa kecil sebelum menyender manja ke bahu Pedro.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as ludah pocong
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Aku bunuh kamu." Setelah mengatakan itu, gumpalan daging itu tiba-tiba meledak dan berubah menjadi miliaran benang darah halus yang menyerbu ke arah Luther. Benang-benang itu mengandung racun yang paling mematikan di dunia yaitu Ludah Pengikis Tulang. Jika tersentuh sedikit saja, bahkan seorang ahli tingkat master pun akan langsung meleleh menjadi cairan.
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 98.2K Times as ludah pocong
Show Reviews (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Rentenir Duda Itu Suamiku

Rentenir Duda Itu Suamiku

Puspa tersenyum, “Sudah saya bilang, kan. Saya sering menggambar pocong sewaktu sekolah. Bapak harus tahu, pocong itu memiliki beberapa lapisan kain yang membalut jenazahnya. Semakin dikupas, kita akan menemukan kulit asli dari si jenazahnya. Dengan kata lain, melukis dengan banyak makna adalah keahlian saya, walau skill menggambar saya memang jauh dibawah Zara.” “Ah, jadi bukan benar-benar pocong?” Hakam menggelengkan kepalanya. “Itu hanya perumpamaan,” Jawab Puspa, kemudian menatap piring di hadapannya. Itu adalah hidangan utama yang sudah dingin. Hakam memperhatikan ini dan menawarkan makanan baru, “Kalau mau makan, biar ku panggilkan pelayan untuk membawakan makanan yang baru. Yang itu s
106.1K viewsCompletedAdded to Library 225 Times as ludah pocong
Read
+Library
PUDAR

PUDAR

Dia keluar setengah mengendap untuk menghindari pertemuan dengan Tika dan Mario yang ada di unit sebelah. Memilih minimarket terdekat yang tak banyak pengunjung membuat Kevin cukup senang. Setelah menyodorkan selembar satu dollar Singapura yang ada dalam saku, Kevin memilih duduk di counter minimarket untuk menikmati secup mie instan yang telah ia seduh. Kartu kredit milik Dito Pramono yang diberikan padanya ia bawah namun malah ia tindih dengan ponselnya. Entah mengapa Kevin masih enggan menggunakannya meski hanya untuk membeli makanan instan dan air mineral.
583 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as ludah pocong
Read
+Library
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

Kutepikan bantal lusuh yang sarungnya sudah berubah warna menjadi kecoklatan karena tak pernah kucuci, biar yang lihat pada jijik sebelum menyentuhnya sebab isinya di dalamnya bisa bikin iler menetes. Aku segera ke dapur dan memanaskan makanan yang kuempetkan di lemari bawah agar terhindar dari tatapan Mbak Mona, kakak iparku yang tinggal di sebelah rumah, yang selalu meminta semua lauk-pauk dengan dalih tak sempat masak soalnya dia pedagang online yang selalu sibuk, begitu katanya. "Bedeb**, set**!!!" Pria berwajah mirip Salman Khan itu duduk di depan meja makan dengan tampang masam.
1037.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as ludah pocong
Read
+Library
Sumpah Dalam Kubur

Sumpah Dalam Kubur

Darah di atas kepalanya langsung berdesir hebat, Lilis langsung terduduk di lantai. Di atas lemari besar miliknya , sedang duduk sosok pocong berkain kusam, kumal, dan dipenuhi darah sambil selonjoran dan menatap ke arahnya di bawah. Pocong itu seakan menertawakan ekspresi terkejut di wajah Lilis
8.78.3K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as ludah pocong
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status