Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rumah Risa

Rumah Risa

Tian M Farihin
Laras, seorang pengasuh muda yang baru memulai kariernya, menerima tawaran untuk merawat dua anak di sebuah rumah besar dan terpencil yang dikenal dengan nama “Rumah Risa.” Rumah ini memiliki sejarah kelam dan sering dianggap sebagai tempat yang dihantui, namun Laras menerima tawaran tersebut demi memperbaiki keadaan finansialnya. Setibanya di rumah, Laras merasakan suasana yang menekan dan tidak nyaman. Dewi, gadis berusia 8 tahun yang cerdas namun cenderung mengasingkan diri, sering berbicara tentang teman-teman tak terlihat. Riko, anak laki-laki berusia 10 tahun, tampak sangat ketakutan dan enggan berada di beberapa bagian rumah. Saat membersihkan ruangan, Laras menemukan cermin antik yang terletak di ruang utama. Cermin ini tampaknya memiliki kemampuan untuk memperlihatkan visiun yang mengganggu, menampilkan adegan-adegan dari masa lalu rumah dan sosok-sosok misterius yang tidak tampak di dunia nyata. Laras mulai mengalami kejadian-kejadian aneh dan menakutkan yang berkisar pada dua hantu yang tampaknya memiliki pengaruh kuat terhadap anak-anak. Seiring Laras menyelidiki sejarah rumah dan meneliti kejadian-kejadian aneh, dia mengungkap bahwa kedua hantu tersebut adalah jiwa-jiwa yang terikat pada masa lalu tragis rumah. Konflik batin dan ketegangan semakin meningkat saat Laras berusaha melindungi anak-anak dan mengungkap kebenaran di balik cermin serta pengaruh jahat dari hantu-hantu tersebut. Laras harus menghadapi ketegangan psikologis dan menghadapi kebenaran mengejutkan tentang rumah dan entitas yang mengganggu, sambil berjuang untuk menjaga keamanan Dewi dan Riko. Dalam klimaks cerita, Laras menemukan bahwa kebenaran tentang rumah dan hantu-hantu tersebut jauh lebih menakutkan daripada yang dia bayangkan.
Horor
10510 viewsOngoing
Read
Add to library
MISTERI DI PULAU DEWATA

MISTERI DI PULAU DEWATA

Ruku Jorus
"Dalam novel 'Misteri di Pulau Dewata' karya RukuJorus, pembaca akan diajak menjelajahi pesona eksotis Pulau Dewata, Bali, sambil terlibat dalam serangkaian pembunuhan misterius yang mengguncang kedamaian pulau tersebut. Cerita ini mengikuti perjalanan seorang detektif muda yang tiba di Bali dengan tujuan yang jelas: memecahkan misteri di balik pembunuhan-pembunuhan yang terjadi. Namun, perjalanan detektif muda ini tidak hanya diwarnai oleh penyelidikan yang intens, tetapi juga oleh konfrontasi dengan rahasia kelam dari masa lalunya yang tersembunyi. Dengan kepiawaian dalam mengumpulkan petunjuk dan naluri detektif yang tajam, dia mulai menyelidiki kasus demi kasus, membongkar lapisan demi lapisan rahasia yang menggelapkan kehidupan korban. Sementara detektif muda tersebut menjelajahi Bali, dia menemukan bahwa pulau ini tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga menyimpan misteri-misteri yang dalam dan penuh dengan intrik. Dengan bantuan karakter pendukung yang kuat dan serangkaian twist tak terduga dalam plot, pembaca akan dihadapkan pada tantangan mental dan emosional yang menguji kemampuan detektif muda dalam memecahkan teka-teki yang rumit. Dari pertemuan yang menentukan hingga puncak ketegangan yang menggemparkan, 'Misteri di Pulau Dewata' menggabungkan elemen-elemen thriller psikologis dengan latar belakang yang memukau dari Bali. Ini bukan hanya kisah tentang mencari kebenaran di antara kisah-kisah yang berserakan, tetapi juga tentang perjalanan pribadi dan pertumbuhan yang berani. Dengan tulisan yang memikat dan plot yang tak terduga, novel ini akan membuat pembaca terpaku pada setiap halaman, sambil menantikan jawaban dari misteri yang tersembunyi di balik keindahan pulau itu." Selamat membaca.
Thriller
1.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
Short Story · Mafia
1.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Mutiara Sukma
Sebuah pesan masuk ke dalam gawaiku, tak ada firasat apapun saat itu. Dengan santai pesan itu kubuka. Sebuah foto yang dikirim oleh nomor tak dikenal. Mataku membulat sempurna, tak percaya dengan apa yang kulihat, hingga berkali-kali aku memperhatikan bahkan sampai men-zoom foto itu sedetail mungkin, takut jika mata ini salah menyimpulkan. [Maafkan saya, Bu!] tulis si pengirim foto. Aku tak menghiraukan pesannya, butir demi butir air mengalir dari sudut mata, mengaburkan penglihatan. Menandakan bahwa foto itu membuat luka didalam sana. Sebuah foto resepsi pernikahan yang berlatarkan salah satu pemandangan di Puncak, tertampang nyata, sangat indah begitu pula dengan senyum dari kedua mempelai yang terlihat sempurna dan bahagia. Mas Arya, pengantin laki-laki yang kini sedang bersanding dengan seorang wanita muda dan cantik itu adalah suamiku. Suami yang sudah sepuluh tahun ini kuhaturkan bakti kepadanya. "Ma, Mama kenapa menangis?" cepatku susut air mataku dengan ujung jari, dan mematikan ponselku agar gambar yang begitu mengiris hati itu tak sampai terlihat oleh Alisa, putriku. "Ga, sayang. Mata Mama kelilipan," ungkapku asal. Kuraih tubuh mungil Alisa dalam pelukan, gadis lima tahun ini begitu sangat berarti bagiku. "Kak Alif mana sayang?" tanyaku mengalihkan pembicaraan. "Ada, Ma lagi di kamar, muraja'ah," Aku tersenyum getir. 'Mas, kita sudah punya putra dan putri yang begitu membanggakan, aku juga meninggalkan karierku demi berbakti kepadamu, kenapa masih saja curang dibelakang ku?' bisikku dalam hati. "Ma, Ayah kapan pulang?" Alisa bersandar didadaku, tanganku terulur membelai rambut panjang nan hitam milik Alisa. "Baru juga dua hari, Ayah pergi Nak, udah rindu aja," ujarku menggoda sambil menekan emosi dihati. Dua hari yang lalu, Mas Arya pamit akan ke Kalimantan mau mengurus bisnisnya. Aku yang tak begitu mengikuti perkembangan perusahaan, percaya saja padanya. Tak mungkin rasanya, Mas Arya mengkhianatiku dia lelaki yang baik, sholeh, penyayang dan selalu romantis. Namun, apa yang terjadi benar-benar diluar bayanganku
Romansa
1024.3K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status