ISTRIMU TERNYATA SULTAN
"...dia tahu bahwa titik itu adalah posisi bintang Polaris saat malam kami tersesat di hutan pinus waktu kecil. Saat Berlin menangis ketakutan, dan saya bilang: 'Lihat titik itu, selama ada dia, kita nggak akan hilang'."
Berlin terkesiap. Dia menatap lukisan itu lagi. Matanya berkaca-kaca. "Jadi ini... tentang malem itu, Ya?"
"Iya," jawab Arya lembut. "Lukisan ini buat kamu."
Rangga terdiam. Mulutnya rapat. Dia merasa bodoh. Dia merasa kecil. Dia cuma melihat titik hitam. Tapi Arya dan Berlin melihat memori yang indah.