Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terapi Hasrat Dokter Bagas

Terapi Hasrat Dokter Bagas

lanjut Bagas kembali. “Ti-tidak, Dok. Sa-saya…” “Apa, Bu?” Bagas akhirnya bangkit, mendekat ke arah Helena. Wanita itu mengangkat wajahnya dan semakin gugup saat Bagas mulai mendekat. Bagas sedikit menunduk, mencondongkan wajahnya ke arah Helena. “Bu Helena, kita sama-sama Psikolog klinis. Seharusnya anda tahu jika seorang Psikolog tidak bisa dibohongi hanya dengan kata-kata saja.”
9.846.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
Dosenku Penyembuh Lukaku

Dosenku Penyembuh Lukaku

Eva tersenyum, "nggak cuman itu, bahkan pak William juga paham sama beberapa teori Psikologi lho, terutama yang berkaitan dengan gangguan mental." Clara menaikkan alisnya, "serius? Bahkan kita yang anak Psikologi saja, kesusahan buat pahamin semua gejalanya. Kok bisa tahu sebanyak itu ya?" Eva menaikkan bahunya, "entah ya, pak William juga jarang cerita sih soal ini, tapi memang dia orangnya hobi baca buku sih, daya ingatnya juga tajam. Pernah aku perhatiin diam-diam, kalau pak William itu sekali baca bisa 5-7 buku dalam sehari."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Buang, Kini Jadi Nyonya Besar

Istri Yang Kau Buang, Kini Jadi Nyonya Besar

"Begitu Mbak Alya bilang 'komputer terbakar dan data nasabah hilang', wajah anak itu langsung pucat pasi. Itu teknik apa namanya dalam psikologi, Bu?" Alya tersenyum tipis, jemarinya yang lentik mengusap pinggiran gelas air mineralnya. "Itu namanya fear-arousing appeal, Ren. Menggunakan stimulus ketakutan yang terukur untuk memotong jalur berpikir logis seseorang. Ketika seseorang panik karena bayangan kehilangan sesuatu yang fatal, fokus mereka akan terpecah. Di saat itulah pertahanan mereka runtuh."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
KAWIN KONTRAK DENGAN CEO PSIKOPAT

KAWIN KONTRAK DENGAN CEO PSIKOPAT

"Apa-apaan ini?! Drama apa lagi yang kalian mainkan?" "Jangan beralasan. Bilang saja kau takut kalau identitas mu sebagai penyuka sesama jenis terbongkar ke publik." Edward masih tak percaya pada pengakuan Jennie. Ucapan Edward barusan menyulut emosi Garvin. Garvin langsung berjalan mendekati Edward. Saat tangannya ingin mencengkram leher Edward, Jennie langsung menahannya dengan memeluknya. Garvin menatap Edward tajam. "Jaga mulutmu sialan! Jangan menyebarkan gosip yang tidak benar!"
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

Pernikahan Kilat dengan Dosen Kaya Raya

Lalu ia menuju ke ruang baca. Ruangan itu sedikit berbeda. Ada aroma buku tua yang menenangkan, dan di tengahnya berdiri rak-rak besar penuh buku. Ia menyentuh punggung buku satu per satu. Beberapa berjudul asing, tapi ada satu deret yang membuatnya berhenti. Psikologi Klinis. Perilaku Manusia. Mengenali Trauma Masa Kecil. Psikologi Abnormal.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
Kesesuaian Jiwa

Kesesuaian Jiwa

Kami Jurusan Bimbingan Konseling Islam sedangkan perempuan itu Jurusan Psikologi. Ali bercerita kepadaku bahwa dia mengenal perempuan itu lewat f******k. Siapa sangka ternyata masih satu kampus, hanya beda fakultas saja. Awalnya Ali kagum sama pemikiran-pemikiran perempuan itu yang diunggah dalam status f******k. Ali pun mulai sering stalking f******k perempuan yang dimaksud. Lalu mulai menyapa dan mengobrol lewat chat. Kemudian makin ke sini, Allah menghadirkan rasa cinta di hati Ali.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
Hug Me!

Hug Me!

Intan mulai sakit kepala dengan omongan Alma mulai menyela pembicaranya, “sejak kapan kamu jadi ditektif?” Alma tersenyum dia kembali minum jus sampai habis dan mulai memasan kembali jus jeruk ke pelayan. “Kakak gue S2 lulusan psikologi terbaik di kampus ternama, gue banyak belajar dari dia tentang orang-orang yang bermasalah dengan mentalnya-“ “Kamu pikir aku gila.” Sorot mata Intan tajam menusuk Alma. “Plis Intan, loe jangan salah paham. Bukankah banyak orang dengan gangguan mental tapi bukan gila?” tanya Alma berusaha menenangkan Intan.
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 431 kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
Playboy in Love

Playboy in Love

Jadi, memang benar sosok seperti Opick-lah yang benar-benar dia harapkan sejak awal? *** Psikosis, adalah gangguan jiwa di mana penderita sulit membedakan yang nyata dan tidak. Antara khayalan dan realitas yang menyebabkan ia mengalami Delusi dan Halusinasi akan hal yang memang ia yakini, tapi sebenarnya tidak terjadi. Gangguan prilaku yang biasa ditimbulkan antara lain, lebih suka menyendiri, sulit tidur, tidak nafsu makan, sulit fokus dan banyak melamun.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
Cinta Tiga Bidadari

Cinta Tiga Bidadari

tawar dokter Handaru. "Ibu saya tidak gila, Dok!" bantah Hafiz refleks. "Gunanya psikolog bukan cuma untuk menangani orang-orang gila, tetapi orang yang memiliki tingkat stres yang cukup tinggi pun seharusnya bisa didampingi oleh psikolog. Sebab, gangguan kejiwaan itu biasanya dimulai oleh penanganan stres yang tidak benar." Lelaki berjubah putih itu buru-buru meluruskan.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
Saat Aku Tak Lagi Meronta

Saat Aku Tak Lagi Meronta

Ibu mengantarku untuk melakukan pemeriksaan psikologis. Saat mengisi formulir, baru saja aku mencentang "sering merasa sedih", Ibu langsung mengulurkan tangan dan mencoretnya. "Mana mungkin kamu merasa sedih? Siapa di rumah yang memperlakukanmu dengan buruk?" Saat aku memilih "takut berkomunikasi dengan orang lain", dia kembali mengerutkan kening. "Waktu kecil kamu ceria banget, jangan asal isi." Aku tidak membantah. Ketika dia bilang aku tidak sedih, aku mengubahnya menjadi "tidak pernah". Ketika dia bilang tidurku sangat nyenyak, aku menghapus pilihan "sering insomnia". Setelah satu formulir selesai diisi, hampir setiap jawaban telah kuubah sesuai dengan kemauannya. Ibu mengamatinya dua ka
656 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai gambar psikologis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status