Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Isela: Putri yang Terbuang

Isela: Putri yang Terbuang

Setelah sekian lama berkutat dengan gugupnya, Isela kembali duduk bangku kayu, dibawah pepohonan yang melindungi. Sekali lagi, Isela menarik napasnya dalam-dalam, memberanikan diri mengambil handpone dan melihat pesan penting yang harus dia buka. Jari Isela menyapu pelan layar handpone, matanya terbuka lebar-lebar membaca setiap barisan tulisan yang menyatakan bahwa ternyata, Isela lulus Gordon University dengan beasiswa penuh. Isela membekap bibirnya menahan teriakan, gadis itu langsung bangkit dan melompat-lompat kegirangan mengekspresikan ledakan kesenangan.
1062.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai gege elisa
Baca
+Pustaka
Penyihir Serigala

Penyihir Serigala

Tidak senang, bahkan begitu cuek. "Wah, wah, ternyata ada seekor serigala lemah di sini," ejek wanita yang berjalan mendekatinya. "Ada perlu apa? Apa kau ingin membeli tanaman herbal di sini? Jika tidak, maka kau harus pergi. Aku tak melayani serigala busuk seperti kalian," ujar Elisa cuek. Ia dengan sengaja mengatakan hal itu, agar Valeri sadar bahwa kehadirannya tak diinginkan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai gege elisa
Baca
+Pustaka
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

"Sekarang, Elena. Jangan lawan Mazarine dengan kekuatan. Lawan dia dengan Definisi. Katakan padanya, siapa kau sebenarnya." Elena menarik napas panjang. Ia menatap Mazarine dengan mata yang kini bersinar perak murni. "Aku bukan boneka. Dan aku bukan sekadar 'Gadis Helios'. Aku adalah Elena, Arsitek Pendamping dari masa depan yang baru! SISTEM AEGIS: AKTIFKAN!" Di dunia nyata, medali perak di tangan Elena meledak dalam pilar cahaya perak yang melesat ke langit, menembus awan ungu dan membelah kegelapan.
626 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai gege elisa
Baca
+Pustaka
KAU MENDUA AKU PUN SAMA

KAU MENDUA AKU PUN SAMA

“Bu Elisa?“ Pak Hafiz memicingkan mata. Mbak Medina mengangguk pelan. “Maaf, Pak. Bu Elisa itu pelanggan baru di toko kita. Yang pindahan dari Makasar,“ sela Mbak Tetty. Pak Hafiz mengangguk paham. “Kalau begitu, tolong telepon beliau. Saya mau tanya—“ “Tidak usah, Pak!“ jerit Mbak Medina dengan wajah terangkat dan memerah. “Kenapa tidak usah? Di sini saya sebagai penyedia bahan baku dari Elisa butik. Saya harus dengar penjelasan menurut versinya. Apa jangan-jangan Anda berbohong? Ini hanya permainan Anda saja?“ sahut Pak Hafiz sambil menatap Mbak Medina, tajam. Tapi sepupu sekaligus maduku itu langsung menggeleng. “Bu-kan, Pak. Tidak seperti itu. Saya hanya tidak mau masalah kecil ini meleb
9.971.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai gege elisa
Baca
+Pustaka
The Escaped Wife

The Escaped Wife

Elisa, kau harus mengendalikan perasaanmu ini' Fallin Ma memperhatikan Elisa Fu yang masih berdiri diam merenung. Fallin Ma memanggilnya berulang kali hingga wanita itu sadar dari lamunannya." Elisa, ada apa? Apa kau sakit?" "Tiidak, aku baik--baik saja." Elisa Fu mengelak. Wanita itu mengambil ponselnya. Tangannya mengetik beberapa kata lalu menekan tombol kirim. "Aku keluar sebentar."
9.911.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai gege elisa
Baca
+Pustaka
ZORA Pupus Sebelum Mekar

ZORA Pupus Sebelum Mekar

Tak ingin mengganggu Mama dan karyawan, dia beringsut masuk ke kamar. Mamanya Eza bernama Elisa. Para karyawan dan tetangga memanggilnya Lisa. Dia mempunyai usaha konveksi skala kecil. Hanya ada empat orang karyawan dan seorang gadis berwajah manis yang menjabat sebagai admin. Setelah kematian suaminya di Kalimantan sepuluh tahun yang lalu, Elisa memilih untuk pulang ke kota kelahiran. Namun Semarang tak menjanjikan kehidupan yang lebih baik.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai gege elisa
Baca
+Pustaka
AJISEKA

AJISEKA

Sayangnya, Ajiseka tidak menanyakan alasan Ki Ageng Pamungkas memintanya segera kesana. Terik mentari mulai menghangat, dan sosok burung Elang berbulu perak menukik tajam dari angkasa. Suara khasnya terdengar manakala ia mulai terbang rendah mengawal perjalanan Ajiseka dan Galuh. Menyadari kedatangan Gaharu, Ajiseka pun tersenyum dan melambaikan tangannya. “Turunlah, kawan.” Ujar Ajiseka.
9.53.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai gege elisa
Baca
+Pustaka
Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Sementara itu, wanita yang dikelilingi oleh semua orang perlahan melangkah maju. Hentakan tak tik tuk dari sepatu hak tingginya bergema dari lantai di setiap langkah, semakin memperkuat sikap arogan dan mendominasinya. Harvey menyipitkan matanya ke arah pihak lain dan bertanya, "Siapa kau?" "Ini Elisa Jean dari Kantor Polisi Mordu!" "Dia juga anggota keluarga Jean di Mordu, yang merupakan salah satu dari sepuluh keluarga teratas!"
9.139.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2M kali sebagai gege elisa
Tampilkan Ulasan (17438)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Jika berkenan mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Zizizaq
Bagus thor, aku suka karyamu. Tapi nggak sanggup baca sampai akhir, yang penting udah tau alurnya. Baca juga karya Zizizaq! 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. nikah kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4 Cinta setelah dendam
Baca Semua Ulasan
Shamans

Shamans

Elisa bersyukur, setidaknya tubuhnya sudah tidak terlalu lemas, sehingga ia mampu berjalan cukup cepat. Ia sudah berada di dalam elevator ketika melihatnya. Seorang wanita tua berpakaian elegan yang diikuti seorang ajudan pria, berjalan cepat menuju bangsal IGD. Elisa semakin menurunkan hoodienya untuk menutupi wajahnya sambil tetap menatap waspada pada si wanita yang ia yakini sebagai orang yang diperingatkan oleh Inugami. Tangan kanannya yang memegang tiang infus juga mengerat tanpa disadari oleh Elisa ketika ia tiba-tiba mengingat siapa wanita itu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai gege elisa
Baca
+Pustaka
Ternyata Suamiku Simpanan Tante-Tante

Ternyata Suamiku Simpanan Tante-Tante

"Mas Bima sedang di rumah sakit, Ma. Menjaga putri kami yang sedang sakit keras," ucap Elisa dengan mata yang menganak sungai. "Sakit keras? Apa maksud mu?" Margaret menatap tajam saat mendengar penuturan Elisa. "Anak kami terkena leukemia, Ma. Sudah lebih dari seminggu Gendhis dirawat, dan kedatangan ku ke sini sebenarnya ingin...."
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai gege elisa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status