Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Politik Menemui Cinta

Ketika Politik Menemui Cinta

Air muka Feni Kinantya menyiratkan rasa keingintahuan. Pinto merinci, “Pertama, desain interior modern industrial di kafe ini. Desain interior ini mirip dengan desain interior aset saya, yaitu gudang modern seluas 2000 meter persegi di New York City, Amerika Serikat. Kedua, deretan jendela kaca patri di kafe ini. Deretan jendela kaca ini mirip dengan deretan jendela kaca tempat saya salat malam dan berzikir, yaitu Masjid Sultan Ahmed di Istanbul, Turki. Ketiga, warna pastel di kafe ini. Warna ini mirip dengan warna bangunan-bangunan di kampung halaman saya, yaitu Venice, Italia.”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai international style graphic design
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Ryandhika Rahman
Drama politik kalau diramu sama konflik yang tepat dan deket sama pembaca pasti bakal gokil sih jadinya. apalagi campur sama romance. Lanjutkan mas, novelnya keren. Jangan kendorin konfliinya .........
Hujan Aksara
Suka bgt bagaimana penulis mendeskripsikan keadaan, dan pemilihan diksinya. Gak kebayang memang jadi Pinto yg karena memang punya privilege sebagai anak president dan seorang anggota DPR, pasti banyak sekali tuntutannya meski hanya untuk sekadar memilih pacar, rumit, sampe dijuluki jomblo karatan🥲
Baca Semua Ulasan
Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Air muka Feni Kinantya menyiratkan rasa keingintahuan. Pinto merinci, “Pertama, desain interior modern industrial di kafe ini. Desain interior ini mirip dengan desain interior aset saya, yaitu gudang modern seluas 2000 meter persegi di New York City, Amerika Serikat. Kedua, deretan jendela kaca patri di kafe ini. Deretan jendela kaca ini mirip dengan deretan jendela kaca tempat saya salat malam dan berzikir, yaitu Masjid Sultan Ahmed di Istanbul, Turki. Ketiga, warna pastel di kafe ini. Warna ini mirip dengan warna bangunan-bangunan di kampung halaman saya, yaitu Venice, Italia.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai international style graphic design
Baca
+Pustaka
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

“Secara tidak langsung kita sudah di depan mereka. Jauh.” “Pastinya,” jawab Vivian. “Mari kita fokus pada desain estetika yang modern, desain yang meneriakkan daya tarik global. Dengan itu, kita akan tetap di depan.” Khanza mencoret-coret catatan di tabletnya, mengangguk setuju. “Elegansi minimalis adalah tren yang mendunia. Kita manfaatkan fakta bahwa kita lebih memahami selera Eropa.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai international style graphic design
Baca
+Pustaka
Anda juga akan menyukai
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status