Danuranda (Pendekar Nusantara)
ROAARRR
Serigala perak mengaum dengan sangat keras, sehingga membuat Danuranda terpundu beberapa langkah.
"Apa mungkin aku benar-benar akan mati di sini," Danuranda memegangi dadanya yang terasa sesak, "Aku tidak akan mati di sini,"
Danuranda memfokuskan pikirannya dan mencoba mengingat beberapa gerakan sebuah ajian yang pernah di lihatnya saat orang tuanya berlatih.
Danuranda mulai membuat beberapa gerakan aneh dan memiliki pola yang rumit. Mulut Danuranda terus berkomat-kamit.