Wanita Rahasia CEO
Wanita itu pun mulai membaca dengan suara biasa agar dapat didengar Bibi Azura, melanjutkan halaman terlipat yang kemarin tertunda.
“Dewita Sarastika menatap kekasihnya yang terluka, dia menangis karena sadar peperangan telah merenggut hidup mereka, bahkan setelah serdadu Jepang meninggalkan lokasi, tangis Dewita membasahi pipi tanpa henti. Gadis itu berbisik pada pria Belanda berpangkat Jendral tersebut; ‘Bertahanlah, aku akan mengobati luka-lukamu, kekasihku’ dengan pandangan sedih menusuk kalbu. Jemarinya yang lentik mengusap wajah penuh darah itu hati-hati. ‘Kumohon, jangan tinggalkan aku, tanpamu aku tidak bisa hidup sendiri di negara ini’ ucap wanita itu tersedu.”
Hot Chapters