Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Koma

Koma

GERIMIS Gerimis ing latar omah Nelesi lemah garing Kaya-kaya ngece ati iki Ati kang tansah garing Ananging kui gur cerita lawas Dina iki Waktu iki Ati garing wes teles kebes Geting Geting karo gerimis kang gebyur ati iki Kang gawe uripku ruwet Kang gawe atiku ketar-ketir Gerimis metuk udan Udan metuk gerimis Lungo ninggalke lemah teles Meneng-meneng suket tukul ana ing kana Slirahmu sek tak getingi Slirahmu sek gawe awakku guyu Rasa-rasa mendung Maleh dadi rasa tresno Duh, gusti matursuwun Sekabehane puji kagungane. panjenengan
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai genggam
Baca
+Pustaka
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

Posisi keduanya tidak berdekatan apalagi sampai duduk bersisian, sebab baik si perempuan atau si pria sama-sama sadar mereka harus menciptakan jarak posisi mereka berdua. Senyuman tipis di tampakkan sang gadis, Medina namanya, di pergelangan tangannya terpasang gelang yang terbuat dari karet elastis berwarna merah muda, bentukannya benar-benar nyaris seperti jam tangan, sebab juga ada bulatan nya di sana. Bedanya jika di jam tangan lingkaran bulat atau bentuk lainnya lagi berisi jarum jam atau angka-angka sebagai penunjuk waktu, di gelang karet yang dikenakan Medina ini bulatan itu hanya berisi tulisan 'Medina Angkara, medical patient malignant tumor leukimia.'
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai genggam
Baca
+Pustaka
Dalam Genggaman Sang Penguasa

Dalam Genggaman Sang Penguasa

pemuda itu terbahak, mengejek Jonathan. "Mungkin kalung itu adalah jimat. Dia adalah Spiderman sang pembela kebenaran." "Hahaha," tawa anggota geng itu menggelegar memenuhi lorong kampus. "Kalian salah jika berani mempermainkanku," desis Jonathan. Mungkin ia akan menghabisi mereka semua setelsh ini dengan bantuan seseorang. "Ha, kau mengancam kami?" Ketua geng itu pura-pura mengorek telinganya yang tidak gatal. Aku sepertinya mendengar bualan seseorang."
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai genggam
Baca
+Pustaka
Pembalasan Termanis Sang Penguasa

Pembalasan Termanis Sang Penguasa

“Mengapa, Daddy? Bukankah game ini sangat seru? Leon tersenyum menyentuh puncak kepala putranya dengan penuh kasih sayang. “Memang seru. Sayangnya masih banyak sekali pekerjaan yang harus ditangani oleh Daddy. Sehingga tidak punya waktu untuk memainkannya.” “Sayang sekali, Daddy. Memang apa nama Id game itu, Daddy?” tanya Karl penasaran. “Grim. Bagaimana denganmu, Son?” “Keystone.”
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 886 kali sebagai genggam
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Astaga. "Mama kamu salah deh Gilang. Tidak setiap orang itu jahat. Tidak setiap orang itu akan nyakitin kamu. Akan ada orang yang sayang sekali sama kamu, meskipun dia bukan keluarga kamu. Termasuk semisal ibu tiri. Hanya didongeng-dongeng saja ibu tiri banyak yang jahat. Pada kenyataanya di dunia nyata, tidak begitu."
692 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai genggam
Baca
+Pustaka
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Cari informasi mengenai orang misterius tersebut, dan setelah itu, eliminasi semua orang yang menyerang Host. Hadiah: Kupon Hijau Gacha 1x Hukuman: Kematian __________________________________ “Bukankah Geng Viper adalah Geng terbesar di Indonesia? Bahkan mereka memiliki cabang di Kamboja. Sistem, apa kamu yakin menyuruhku membunuh mereka semua?” bisik Ian pada Sistem. [Mereka hanyalah “oknum” Geng Viper. Kematian mereka, tidak akan mempengaruhi pondasi Geng. Jadi, kemungkinan mereka balas dendam sangatlah kecil, mungkin]
1042.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai genggam
Baca
+Pustaka
Genggam Tanganku menuju Jannah-Nya

Genggam Tanganku menuju Jannah-Nya

gumam Zio dengan raut wajah penuh kebencian Kekalahan membuatnya gelap mata, serta buta hati. Melihat Yazdan yang jauh lebih unggul darinya membuat harga dirinya terasa jatuh, Zio hidup dengan segala jalan hidup yang di atur oleh kedua orang tuanya, hal itulah yang membuatnya tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Zio melampiaskan segala apa yang memenuhi hatinya membenci orang-orang yang tidak bersangkutan dengan itu.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai genggam
Baca
+Pustaka
Gadis Gendut Dimiliki 3 Daddy

Gadis Gendut Dimiliki 3 Daddy

Ponselku bergetar di atas meja. Pesan dari Leon: "Aku akan pulang cepat hari ini." Pesan dari Adrian: "Sayang, aku kangen. Malam ini kita bertiga ya?" Pesan dari Sebastian: "Siapkan dirimu. Aku akan menghajarmu malam ini." Aku tersenyum. Senyum gila yang tidak pernah aku bayangkan bisa keluar dari wajahku. Aku membalas pesan mereka satu per satu. Untuk Leon: "Okay, Daddy."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai genggam
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

Mereka berdiri bersisian dengan Genta yang menggendong ransel tengah fokus menatap gawai. Satu koper besar, satu tas jinjing besar dan beberapa kardus mengelilingi tubuh gempal Genta. “Wih, wangi banget. Mau kemana lo?” Genta menoleh ketika Dimas baru mendekat. “Nge-gym. Lagi nunggu jemputan?” tanya Dimas. Pandangannya fokus pada tampilan menu aplikasi ojek online di ponsel Genta.
10232.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai genggam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status