PEMBALASAN DEWA MAUT
Di sana, di antara puing-puing, ia menemukan jejak kaki yang jelas.
Itu bukan sekadar tapak fisik, tetapi jejak Prana yang ditinggalkan oleh Dewa Maut saat ia melangkah.
Jejak itu memancarkan panas yang ekstrem (Kala Geni), tetapi di sekelilingnya, ada lapisan kelembapan yang dingin (Air). Itu adalah Tapak Kala Geni yang dilebur dengan Air.
“Dia menuju puncak,” kata Anggrawati, nyaris berbisik. “Dia tidak hanya mendaki. Dia berlari. Dia tidak membuang waktu untuk jebakan. Dia bergerak dengan kecepatan yang tidak bisa kita bayangkan.”
Bab Populer