Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Palsu Sang Jenderal Perang

Istri Palsu Sang Jenderal Perang

Dan mungkin juga darah akan tertumpah. Di ruang kerjanya yang menghadap halaman dalam istana, Kael Draven berdiri di dekat jendela tinggi. Matanya tajam memandangi halaman tempat para bangsawan mulai berdatangan dengan kereta berlapis lambang keluarga mereka. Di atas meja kayu gelap, sebuah gulungan kecil tergeletak. Gulungan yang baru saja dikirim oleh seorang pengantar tak dikenal. Kael mengambilnya lagi, membuka segel lilin hitam tanpa lambang. Tulisan di dalamnya hanya satu kalimat. Pendek. Namun cukup untuk membuat siapa pun terdiam.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Sultan's scandal

Sultan's scandal

"Panjang umur, Sultan." Suara seorang pria mengalihkan perhatian Dastan. Ia kemudian menoleh dan mendapati seorang prajurit yang tengah membungkuk di hadapannya. "Ya?" Pria itu mengeluarkan sebuah gulungan bewarna merah dari dalam sakunya. "Permaisuri mengirimkan surat ini untuk disampaikan kepada Yang Mulia." Dastan melirik gulungan yang ditunjukkan oleh prajurit itu. Pria itu kemudian kembali membalikkan badannya menatap hamparan danau yang sejak tadi menarik perhatiannya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

“Dan ini surat dari Raja Narawana yang menerangkan kedatangan kami.” Penjaga tersebut menerima kedua gulungan surat itu dan memeriksanya. Ia membolak balik surat bersegel kerajaan Dharana dengan alis bertaut rapat namun tidak membuka dan melihat isinya. Wajahnya menunjukkan ekspresi yang bercampur aduk yang membuatku bertanya-tanya. Setelah menimbang-nimbangnya beberapa saat akhirnya ia beralih ke gulungan surat Raja Narawana dan membacanya.Setelah selesai ia segera mengembalikan kedua surat tersebut padaku sambil mengangguk.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
PEDANG NAGA LANGIT

PEDANG NAGA LANGIT

potong Li Feng. Ia membuka gulungan kulit yang disembunyikannya di dalam jubah dalam. Ia melangkah maju dan menyerahkan gulungan itu kepada sang Kaisar dengan dua tangan penuh hormat. Kaisar membuka gulungan itu perlahan. Matanya menyapu tiap baris tulisan dalam aksara kuno Kerajaan Barat. Matanya membelalak ketika melihat stempel darah di sudut bawah—cap pribadi Jenderal Zhao yang hanya digunakan untuk urusan rahasia tingkat tinggi.
8.44.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Terjebak Di Tubuh Istri Gendut Tuan Sultan

Terjebak Di Tubuh Istri Gendut Tuan Sultan

Dahi Zarek berkerut. "Kamu jangan bermain-main dengan nama Raja! Atau hukuman mati akan menimpamu sekeluarga!" "Hamba tidak berani, Tuan Sultan," ucap pelayan itu. Lalu orang yang datang bersama pelayan itu menyerahkan surat yang dengan kedua tangannya. Sultan Zarek dan semua orang yang berada di ruangan itu menundukkan kepala saat Selena mengambil surat itu. "Ini benar stempel Kerajaan," ucap Zarek.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Istri Seorang Tiran

Istri Seorang Tiran

"Apa kau memiliki cara untuk mengirim surat ini?" Gloriana memberikan pertanyaan setelah menuliskan rangkaian kata formal di atas secarik kertas. Ini pertama kalinya Gloriana mengirimkan surat sejak tinggal di dalam istana Harem milik kekaisaran. Biasanya surat dikirimkan dengan burung pengantar pesan atau tukang pos yang rentan waktunya jauh lebih lama sampai ke tujuan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Dari arah istana muncul seorang prajurit pengawal raja menunggangi seekor kuda sambil membawa bendera Raja agar ribuan orang memberi jalan kepadanya. Sesampainya didepan Panglima Chu, prajurit tersebut memberikan sebuah gulungan kertas. Dengan segera Panglima tersebut membuka gulungan tersebut. "Panglima, mundur dan bertahan di Benteng. Kita tidak memiliki kesempatan untuk menang melawan makhluk ini! Bahkan jika bantuan dari Kekaisaran datang sekalipun!" Kedua mata Panglima Chu terbelalak melihat pesan yang ditulis oleh Raja Guang.
1076.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Dewa Pedang

Kembalinya Sang Dewa Pedang

Dengan hati-hati, dia menggulung kembali kertas itu dan menaruhnya di atas buku bersampul biru yang tadi sedang dibacanya. Yingying dan Ye Hun saling berpandangan, tak berani mengeluarkan suara. Mereka sudah melihat sekilas isi gulungan itu, tapi tak punya nyali untuk membacanya lebih jauh setelah mengenali segel kekaisaran yang mengintimidasi. Stempel itu adalah tanda kekuasaan, simbol dari era yang telah berlalu namun masih membayangi masa kini. Keduanya sepakat menunjukkan gulungan itu pada Junjie, satu-satunya yang mungkin bisa memahami makna tersembunyi di balik kata-kata kaisar terdahulu.
9.527.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 767 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Yzuki_
hai... ceritamu bagus! mungkin kah kamu juga tertarik dengan ceritaku? mungkin sedikit berbeda dari yang lain. cerita fantasi lokal di dunia modern. tokoh utamanya anak SMA kembar cewek cowok. semoga kamu tertarik, terimakasih
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status