Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

"Tidak ada keringanan, aturan tetap menjadi aturan, silahkan tanda tangani ini!" Kertas tanda kesepakatan berwarna putih kecoklatan melayang dari Xie Lin menuju Raja Go. "Wahai tuan Xie Lin yang agung, berikan kami kesempatan satu kali lagi" "Jika kerajaan Go tidak menandatangani kesepakatan itu, mulai besok! Seluruh kerajaan yang ada di semesta akan diberitakan dan segera menyerang dan mengucilkan kerajaan Go" ucap Xie Lin tegas kepada raja go.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Dalam Genggaman Sang Raja

Dalam Genggaman Sang Raja

Selepas keluar dari kolam pemandian raja, rupanya Arys telah menunggu di depan pintu. "Yang Mulia, ratu mengirimkan surat," ucap pria berseragam pengawal elit dengan tubuh sedikit membungkuk sembari mengulurkan amplop. Sebuah amplop berwarna ungu bergambar kupu-kupu berada di tangan raja. "Kamu yakin ini dari ratu?" tanya raja seolah menyangsikan keaslian surat di tangannya. "Tentu saja, Yang Mulia. Ada nama ratu di depan surat," jawab Arys tanpa ragu.
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 692 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Gaun Pengantin

Gaun Pengantin

Memikirkan tentang hal ini, dia segera mencari di dalam lemari bantal, kamu telah menemukan secarik kertas, karena Jeslyne tidak pernah peduli akan hal tersebut, maka itu tidak ada petinggal dalam telepon genggam. Setelah terhubungi nomor di kertas itu, penerima sana juga segera menjawab. “Hallo, apakah anda bapak Gunawan, Andrew sedang dalam masalah.”
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Sampai hari ini. Wang Rui memberi isyarat kecil. Seorang pejabat arsip maju, membawa gulungan dokumen tua bersegel kekaisaran. Segel itu dikenali banyak orang. Beberapa wajah memucat. “Keluarga Lin...” ucap Wang Rui, kali ini tanpa pengantar. “bukan keluarga tanpa nama.” Aula istana menjadi sunyi total.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

Kinara Setengah Manusia Setengah Burung

“Melelahkan! Apa tidak ada sesuatu semacam petunjuk arah di tempat ini?” “hmm... lihat dulu gulungan kertas yang kau terima. Aku penasaran apa isinya?” “Mari kita buka dan lihat bersama-sama!” Tangan Rhara membuka tali yang melilit gulungan itu dengan hati-hati. Lalu dibukanya dari bawah ke atas. Seperti seorang prajurit kerajaan yang hendak membacakan titah dari raja, Rhara kemudian berseru.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Queen of Heart - Istri Sang Duke

Queen of Heart - Istri Sang Duke

Kantuk yang semakin menggila memotivasi Cleo untuk segera menyelesaikan pekerjaannya. Namun, malam itu, sebuah surat membuat jemarinya berkeringat dingin. Stempel kerajaan berwarna emas tua mencetak tegas lambang Elinor di bagian depan amplop. Firasat Cleo buruk. Ia lantas membuka surat itu dengan hati-hati. “Oh Tuhan!”
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Dewi Tabib Langit

Dewi Tabib Langit

Di tengah-tengah keadaan hati dan pikiran yang buruk, kini tiba-tiba saja salah satu prajurit perompak menyerahkan sebuah gulungan surat yang baru saja dikirimkan oleh seekor elang goshawk. "Surat dari kekaisaran Qin? Tumben sekali ..." Zhou Nansong sempat menatap rumit gulungan surat dengan stampel kekaisaran Qin itu, namun pada akhirnya dia segera membuka gulungan surat itu dan membacanya karena penasaran. Seketika wajahnya terlihat semakin memerah seperti kepiting rebus.
1040.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai gulungan surat kerajaan
Tampilkan Ulasan (55)
Baca
+Pustaka
Amita Sahara
buku pertama yang saya baca dari Author ini, cerita nya berlatar di era Dinasti kuno, tema nya amat menarik berawal dari sebuah tragedi kecelakaan pesawat oleh seorang dokter bedah cantik, setelahnya bereinkarnasi menjadi wanita malang namun nasibnya berubah ketika diangkat menjadi dewi tabib langit
Rinz
novel keren nih petualang dokter cantik yang terdampar di masa lalu karena dan menjadi milik seorang penimpin perompak yang posesif padanya karena cinta yg tumbuh tanpa dia sadari woooww seru banget ......... Semangat ya kak ......
Baca Semua Ulasan
Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Kaelan menyandarkan punggung tegapnya ke kursi kebesaran, menatap tangan kanannya yang dibalut perban tebal dengan raut wajah seolah ia adalah korban perang yang paling malang. Roselina menghela napas pelan dari seberang meja. Gadis itu menatap tumpukan dokumen persetujuan dana logistik armada yang menggunung. "Tapi dokumen ini sangat mendesak dan membutuhkan tanda tangan asli Anda, Yang Mulia. Kita tidak bisa hanya menggunakan stempel kerajaan," ucap Roselina lembut, mencoba membujuk rajanya yang mendadak berubah manja ini.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

Tiba-tiba suara derap langkah kaki setengah berlari nyaring terdengar memasuki taman itu. “Yang Mulia, hamba telah membawa gulungan-gulungan sesuai yang diperintahkan Yang Mulia Pangeran.” Rupanya pengawal yang diperintahkan Zhenzong telah kembali, dia memberikan sekurangnya tiga gulungan kuning kepadanya. Dengan cepat dia bergegas membuka semuanya. Dia mulai mencocokkan stempel dari gulungan yang dibawa Chiu Kang dengan gulungan yang berada di rumah arsip.
8.217.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Namun sebelum ia sempat melanjutkan tulisannya, langkah kaki berat kembali terdengar dari kejauhan. Aruna mendongak. Bukan Duke Utara. Tapi seorang utusan dengan seragam kerajaan, napas terengah-engah seolah baru berlarian jauh. "Lady Evelyne... ada surat... dari Istana," ucap pria itu sambil menyerahkan gulungan perkamen yang dimeterai lilin merah. Aruna menerimanya dengan jari gemetar. Meterai itu—emblem kerajaan Draven.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai gulungan surat kerajaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status