PREDESTINATION
Mashimeoworang tua beccaadik aura beccaarti kata bee dalam pacaranbekas cakaran saat bangun tidur
“Sialan.”
Giginya bergemeretak, sebelah tangannya mengambil paku tekan sebagai alat untuk merusak kebahagiaan yang tersurat dalam foto tersebut. Ia tak puas hanya dengan menusuk-nusuk wajah mereka. Satu kali, dua kali, sepuluh kali bahkan sampai foto itu rusak pun belum memuaskan amarahnya yang membara.
“Mati lo, bangsat!” Membabi buta, ia anarkis pada gambar tak bernyawa. “Dasar nggak tau malu. Anak dakjal! Gatau diri! Mati aja kalian semua!”
Hot Chapters