Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HUMAIRA

HUMAIRA

Ucap Habibi. "Aditya juga." Aditya turut memeluk Humaira. Air mata Humaira kembali mengalir. "Mba harus sembuh!!!" "Terima kasih." Ucap Humaira sambil mengusap air matanya. "Mba jangan nangis!" Pinta Aditya. "Kita sayang Mba." "Mba juga sayang Adit dan Habibi." Gerimis mulai jatuh. Aditya dan Habibi bergegas mendorong kursi roda Humaira menuju ke dalam rumah. Kemudian hujan turun dengan derasnya tepat saat mereka memasuki teras rumah.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as hadas
Read
+Library
BA'DA MAGHRIB

BA'DA MAGHRIB

Ia beruntung mendapatkan puteri yang pintar seperti Alea. “Kita telfon Ayah yuk, Sayang.” “Iya, Ma.” Namun sayang, signal di handphonenya tiba-tiba hilang. “Yah. Signalnya hilang.” Kata Jihan. Ia berharap semuanya akan baik-baik saja. Adzan maghrib berkumandang di handphone milik Jihan. Karena di tempat ia tinggal sekarang tidak ada masjid atau pun musholah, jadi Jihan memasang aplikasi pengingat waktu sholat di handphonenya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as hadas
Read
+Library
Adoration

Adoration

“Ada masanya Alea. Namun, untuk itu kau harus membantuku.” Alea mengangguk setuju, seperti halnya Baswara yang mengenal baik Kana. Maka begitu pula dengan Alea. Ia sangat yakin betapa hebatnya sosok pria yang kini berada di hadapannya. Pria yang luar biasa hingga nyaris dikatakan sempurna. Pria itu selalu saja berhasil melakukan misinya, tanpa terkecuali. Namun, dari semua misi yang ada. Baru kali ini ia menjalani misi yang berhubungan dengan perasaannya.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as hadas
Read
+Library
GADIS TAWANAN

GADIS TAWANAN

Cklek Tap... tap... tap, seorang laki- laki bertopeng berjalan mendekati kami. Rani tampak ketakutan segera ia membereskan piring lalu pamit undur diri. Siapa dia sebenarnya? Lalu dimana Iblis itu? Gulungan rantai yang biasa di pasangkan di kakiku kini berada di tangannya. Hawa dingin menusuk membuatku merinding. Kupalingkan wajahku ke arah lain dan...,
103.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as hadas
Read
+Library
Patah

Patah

“Apa-apaan sih? Main tunjuk aja. Mana nggak jelas gitu PJ-nya siapa.” “Sorry, gua beneran nggak tau siapa nanti yang handle SasMeN. Tapi internal SasMeN siapa lagi yang paling tau? Lu yang paling lama kan. Gue harap sih bokap nggak lama tentuin siapa yang akan pegang SasMeN.” “Ini kenapa bisa begini? Bokap lu kenapa lagi? Hadi cuma cerita kalau lu ribut sama Hesa di Aksara. Kok tau-tau jadi separah ini?”
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as hadas
Read
+Library
Adinda

Adinda

Roman wajahnya tampak sayu dan layu, sorot matanya seakan mati menatap jemari tangannya yang sedang memeluk kakinya yang terlipat ke dada. Gadis ini membingungkan, dia menyimpan banyak misteri dalam hidupnya. Dan hanya orang tertentu yang bisa mengetahui hal itu, dia tidak mudah percaya kepada sosok asing. Baik perempuan, maupun laki-laki. Dia terbiasa waspada dari segala ancaman. “Kalian tahu, aku kadang lelah dengan kehidupanku,” ujar Adinda mengangkat kepalanya lalu memandang kosong jendela kamarnya. Dia tampak sedang berpikir mengulang kenangan yang tersimpan.
1018.1K viewsOngoingAdded to Library 686 Times as hadas
Show Reviews (41)
Read
+Library
Adiarizki
Soalnya bagiku, kalian yang setia mengikuti ceritaku adalah yang terspesial jadi aku juga enggak mau panggil kalian semua dengan sebutan yang monoton. Maunya juga beda dari yang lain dan spesial, hehehe. Sudah dulu, ah! Kebanyakan bacot jadinya Autoa, kebablasan terus, wkwkkwkwk.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Read All Reviews
GADIS TERNODA

GADIS TERNODA

YATI CAHAYA HATIhandle pekerjaanberkerja
Bahkan dia membiarkan tubuhnya menjadi sasaran empuk Ardi. Pria itu terkapar. Bibirnya mengeluarkan darah. Entah apa yang ada dalam pikirannya saat membiarkan dirinya babak belur tanpa perlawanan. Menyesalkah. Rasanya tak mungkin pria jahanam seperti dia menyesali perbuatan bejatnya. Dia sama saja dengan lelaki kaya yang buas dan haus akan nafsu setan diluaran sana. Setelah puas mereguk manisnya madu, sang perawan tak berarti lagi..
105.2K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as hadas
Read
+Library
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Safira hanya menganguk. “Foto apa yang kamu temukan? Boleh saya melihatnya?” tanya Abbas. Dalam diam, Safira memberikan foto tersebut pada Abbas. Abbas mengeryitkan dahinya melihat dua orang difoto tersebut, membuat Safira menaikkan alisnya, “Apa kamu mengenal orang itu?” tanya Safira heran dengan ekspresi yang ditunjukkan oleh Abbas. “Orang yang didalam foto ini adalah Barra Rafeyfa Zayan, seorang pengedar obat-obatan terlarang dan melakukan banyak kejahatan. Saya sudah menduganya, Adrian berkomplot dengan pak Barra….”
106.6K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as hadas
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status