Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nadira

Nadira

Tanya itu mengundang tawa dari pasukan Nadira dan pelototan tidak terima oleh kubu lawan. "Mungkin, Dir," jawab Lukas disela kekehannya. Jelas si kubu lawan tidak terima. "Wah kurang aja, lu yang gila, setan!" teriak salah satu cewek dianggota lawan. Nadira yang mendengar itu langsung bertepuk tangan, mengundang kebingungan semua orang. "Keren, lu bisa ngomong?" tanyanya penuh binar bahagia. "Gue kira dari tadi selain si Rinto ini yang lain gagu atau bisu, "sambungnya menujuk Rian.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as laut banda neira
Read
+Library
Obsesi Gila Suami Sahabatku

Obsesi Gila Suami Sahabatku

’ batin Letta terpenuhi dengan pikiran buruk yang tidak karuan. Tak lama, akhirnya Neira datang. Letta mencoba memberikan sambutan hangat sembari tetap tersenyum, menunjukkan bahwa dia ramah kepadanya. Neira malah memberikan tatapan yang dingin saat melihat sosok Neira. “Halo…. Ma?” Letta merasa ragu memanggilnya demikian. Langsung menoleh Neira saat Letta memanggilnya demikian. Tatapannya naik turun memandangi, kemudian ia menganggukkan kepala seolah merasa setuju dengan cara Letta memanggil.
1044.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as laut banda neira
Read
+Library
Selena

Selena

ucapnya lirih. Ya, itulah kebenaran yang disembunyikan oleh bandit nomor satu di kerajaan ini. Neere adalah nama samaran dari Selena. Sosok yang dilindungi dalam jubah, memiliki rambut perak bulan dan mata merah darah. Bergerak dalam bayang dan cepat seperti kilatan petir.
4.0K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as laut banda neira
Read
+Library
Pembalasan Istri Sah  Ditinggal Kawin  Saat Jadi TKI

Pembalasan Istri Sah Ditinggal Kawin Saat Jadi TKI

bisik Zio. “Berkuda? Neira juga mau coba,” seru Neira terlihat antusias. "Nanti Neira bilang Papa, deh, biar bisa berkuda juga.” Neira kemudian menatap Ghibran yang sedang terkekeh. “Kenapa? Kamu ketawain Neira, ya?” “Gimana mau berkuda, main ayunan kencang dikit aja teriak-teriak.” Ghibran tertawa.
1038.8K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as laut banda neira
Read
+Library
Nayla

Nayla

Nayla menggigit bibirnya. "O. Yaudah gue ke sana ya. Gue sama anak-anak mau latihan basket." Reno pergi membawa bola basketnya. "Eh, Ren. Mau minuman." Tina menawarkan minuman botol yang dipegangnya belum dibuka. "Gak usah. Makasih, gue ada. Duluan ya." Reno melambaikan tangan ke arah Nayla. Gadis itu menyambut lambaian Reno.
9.420.3K viewsCompletedAdded to Library 486 Times as laut banda neira
Read
+Library
Mencintai dalam Doa

Mencintai dalam Doa

Dirinya duduk sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk. Lalu, bergegas ganti baju dan duduk di kursi sambil mempersiapkan agenda kerja hari ini. Untuk memastikan jam terkini, Neira membuka ponsel. Lagi-lagi, ia dibuat galau oleh pesan sang ibu untuk kesekian kalinya. Bingung haraus menjawab apa, Neira membalas pesan itu dengan singkat. "Iya, bu." 🍫🍫🍫
1.9K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as laut banda neira
Read
+Library
Streaming Neraka

Streaming Neraka

Sekejap mata saja Erna bisa menyimpulkan bahwa ia tengah berada di ruangan musik. Erna berjalan mengelilingi ruangan itu dengan sesekali memainkan berbagai macam alat musik yang tersedia. Mulai dari piano, gitar, biola hingga drum ada di ruangan itu. Setelah mencoba memainkan alat musik. Iris mata Erna yang terpasang softlens berwarna merah delima itu terpaku pada melihat seperangkat DVD. Dengan perlahan Erna mendekati meja itu.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as laut banda neira
Read
+Library
Aku Baik-baik Saja, Katanya.

Aku Baik-baik Saja, Katanya.

Ia segera memutar tubuhnya sedikit, memberikan tatapan tajam namun penuh penekanan kepada Luna. "Hush! Ngomong apa sih, Lun?" bisik Neira dengan nada mendesak, tangannya bergerak gelisah meremas pinggiran surat itu. "Aku sama Renan itu cuma teman biasa, nggak lebih. Dia ke sini juga pasti ada urusan lain, bukan sengaja mau pamer adegan drama kayak gitu."
444 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as laut banda neira
Read
+Library
Setitik Nila

Setitik Nila

“Ih! Rambutnya juga belum kering bener itu. Hairdryer-nya rusak kali, ya, kebanyakan dipake.” “Awas kamu, ya!” ancam Nila kemudian duduk di sudut salah satu tempat tidur di kamar yang ditempati Kirana dan Mila. “Nanti, beneran aku bawain lakban buat ngelakban mulutmu itu.” “Sudah, sudah,” ujar Kirana yang hanya bisa tertawa melihat perdebatan tersebut. “Jangan godain mbakmu terus, La.”
1037.6K viewsCompletedAdded to Library 827 Times as laut banda neira
Show Reviews (25)
Read
+Library
Maria Adjah
sedikit menguras emosi... walau agak ringan dari novel² mbak kanita yg lain nya... tapi tetap alurnya selalu buat penasaran... selalu suka buku² yg d tulis mbak kanita... semangat terus mbak kanita menulis buku² yg lain... aq selalu menunggu karya karya mu yg terbaru mbak...
Meilia
baru kali ini q baca karya mba yg lagi on going, karena sebelumnya q baca yg UD end, tapi baru baca awal aja Uda nyandu pengen terus .. suka sama alurnya, gaya bahasa , tema ny juga menarik dn g bikin bosen... d tunggu typ hari update an nya mba, mg pak djiwa sama nila happy ending pokoknyaa harus.
Read All Reviews
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

ucapku pada Angkasa. "Suara gue bagus kok." Aku baru tahu kalau Angkasa punya kadar kepercayadirian yang tinggi. "Ah, gue inget! Lagunya Banda Neira judulnya Hujan di Mimpi." Intan berseru senang. "Lo nyanyi itu aja. Kak Angkasa bisa kan maen gitar?" Angkasa mengangguk. "Tuh kan, Kak Angkasa aja mau kok. Udah, lo nyanyi itu aja gue jamin kalian bakal menang."
9.870.1K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as laut banda neira
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status