Sentuh Aku, Pak Mentor
“Bukti-bukti ini, Yang Mulia, menunjukkan bahwa tidak ada satu pun tindakan Tergugat yang dilandasi oleh itikad baik. Semuanya adalah konspirasi jahat untuk merampas hak milik klien kami dengan cara memanipulasi emosi dan melakukan tekanan psikologis yang berat.”
Setelah jeda selama tiga puluh menit untuk musyawarah majelis, Hakim Ketua kembali ke kursinya. Suasana menjadi begitu sunyi hingga suara napas pun terasa keras.
“Berdasarkan bukti-bukti autentik yang telah dipaparkan, termasuk rekaman suara dan dokumen digital yang membuktikan adanya unsur penipuan, pemerasan, dan konspirasi jahat,” Hakim Ketua memulai pembacaan putusan dengan nada yang sangat otoritas.
Hot Chapters