Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Koma

Koma

panjenengan Sampun nurunaken gerimis Ingkang nukulaken suket ijo Ingkang damel ati iki bungah Dari manusia yang tidak tahu cara. berterimakasih. Mungkin karena dia tidak pernah. ditolong, atau mungkin dia yang tak sadar ketika ditolong.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as Petani
Read
+Library
Cinta Sang Merpati

Cinta Sang Merpati

[Iya, Nak. Kain hitam lalu disingkap, Regi menggeser pintu sangkar ke atas kemudian menangkap merpati betina jenis Show King itu. Netra gelapnya mengamati bulu seputih susu sang merpati, kemudian membentangkan sebelah sayapnya. “Sangar parah! Bulunya kinclong gini! Bapak pakek campuran pakan apa aja?” tanya Regi antusias.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as Petani
Read
+Library
Menikahi Nona CEO

Menikahi Nona CEO

ujar petani yang menemukan pertama kali. Petani itu berlari cepat ke rumah kakek Pramono, juragan dia. "Kakek, Kek, apakah sudah bangun?" Teriaknya dengan mengetuk pintu pelan rumah Pramono. "Ada apa?" tanya Tono sembari membuka pintu. "Kakek Pramono sudah bangun?" tanya petani itu dengan celingukan. "Kakek masih istirahat sedang sakit. Ada yang mau disampaikan?"
101.9K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as Petani
Read
+Library
PELET CINTA LOLITA!

PELET CINTA LOLITA!

Sedangkan para anak laki-laki mengeluarkan beberapa daftar hewan yang hanya terdapat di peternakan. “Masih mau dihukum lagi, Lolita Nabawi?” tanya Adnan, bersama seringaian yang muncul di wajah tampannya. Bruk!! Dan si pemilik nama yang dirombak itu jatuh pingsan ke atas lantai.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as Petani
Read
+Library
Istana Dengan 2 Ratu

Istana Dengan 2 Ratu

Airnya sangat bening dan sejuk. " Lihat, setiap sawah disini pasti ditanam Ikan, Ada lele, ada Nila, banyak lagi, kebanyakan Lele sih, aku dan pa Tatang akan datang setiap musim Panen untuk mengambil hasil pertanian dan peternakan lalu aku jual dikota, warga akan membawa hasil Panen mereka dan akan kami bayar terlebih dahulu, barulah kami Jual, kalau kebetulan harga sedang bagus, aku dan Pa Tatang akan membelikan makanan oleh-oleh untuk dibagikan ke Warga, maklum disini daerah terpencil, ke jalan raya saja harus jalan kaki, tidak ada kendaraan yang bisa masuk, motor saja tidak akan kuat naik ke lereng gunung begini" Ucap askara menimpali
2.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as Petani
Read
+Library
Petaka Reuni

Petaka Reuni

Bab 7 "Kalau gitu aku tunggu di mobil aja, ya?" ucap Kirana karena merasa canggung kalau harus ikut masuk ke villa. Tempat itu terlihat sepi. Di halamannya yang ditumbuhi beberapa pohon pinus, tidak ada tanda-tanda diadakannya pesta barbeque. Padahal hujan sudah berhenti. Kalau ada acara yang diadakan Sandra dengan teman-teman lainnya kan rasanya kurang lengkap tanpa pesta barbeque.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as Petani
Read
+Library
Utari

Utari

Utari hanya bisa terdiam, dia tidak berani untuk menjawab lagi karena takut salah berbicara. "Alaaah, gak usah formal kalau sama aku. Aku bukan Kak Damar yang galak itu. Kenalin ! Namaku Edo Hartawan, orang yang paling ramah, paling tampan dan paling baik hati di rumah ini." ucapnya sambil menyodorkan tangan kanannya. Utari sedikit menahan tawa ketika mendengar ucapan Edo. "Waaaah mengejek..." ucap Edo.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as Petani
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

Aceea : Bukan itu Lalu Rosa mengangkat pajangan yang lain. Ngek! Aceea : Bukan juga Kali ini ia mengangkat pajangan berupa patung-patung kecil yang menyerupai berbagai macam hewan. Ngek! Aceea : bukan Patung yang lain. Aceea : bukan Yang lainnya lagi. Aceea : bukan Aceea : Mana bisa disembunyikan di situ Aceea : Keburu ketauan yang ada “Hish, dahlah, buang-buang waktu aja…” Desis Rosa merasa kesal. Ia lalu meletakkan kembali pajangan berupa patung kelinci putih tersebut ke tempat semula.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as Petani
Read
+Library
Pengantin Pengganti Bos Mafia

Pengantin Pengganti Bos Mafia

“Apa di sebelah kiri itu peternakan anjing?” Lucian tidak bisa menahan mimik wajahnya yang terkejut mendengar hal itu. “Dari mana kau bisa menyimpulkan jika peternakan itu, peternakan anjing?” “Itu,” tunjuknya pada simbol yang terukir. “Bukankah itu anjing?” Lucian menggelengkan kepalanya tidak habis pikir. “Itu sapi. Ayo, jalan.” Tidak lagi memperdulikan Lynette yang masih mengamati gambar sapi yang ada di pohon, Lucian membawa wanita itu terus berjalan.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as Petani
Read
+Library
CERAI

CERAI

" Zaira akan ingat semua pesan dari abi dan umi, Kalau begitu Zaira pamit pulang abi,umi, dan teman teman semua terimaksih atas kebaikannya selama ini dan terimaksih sudah menjalin pertemanan baik dengan Zaira. Semuanya Zaira pamit Assalmu'alaikum Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh" Jawab semua penghuni pesantren. ***** Saat ini Zaira sedang berada di terminal menuju kampung halaman nya. Tiba tiba penglihatannya menangkap pergerakan seorang pria parubaya yang kesulitan membawa barang barang nya. Lantas ia menghampiri pria tersebut. Pak, ini barang barang nya semua punya bapak? tanya zaira dengan lembut
106.9K viewsOngoingAdded to Library 235 Times as Petani
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status