Madu Suamiku
"Mbak... Maaf, beribu kali maaf aku ucapkan. Aku rasa mbak sudah tahu siapa Nisa ini. Nisa tahu mbak sakit, Nisa juga sakit kok mbak... Kita sama sama sakit. Tapi, bagaimanapun, ini semua sudah terjadi mbak. Aku harap, mbak bisa ikhlas menerima Nisa sebagai adik madu mbak Zahra. Maaf aku... "
"Apa kamu mencintainya ?" sela Zahra.
Keduanya pun saling terdiam. Hanya terdengar hembusan nafas keduanya yang masih beraturan.
Nisa terdengar menarik nafas lebih dalam lagi, lantas ia mendongakkan kepalanya dan menjawab pertanyaan Zahra dengan mantap. "Ya, aku mencintainya, mbak. Maaf aku sudah mencintai suami mbak Zahra sedalam ini. Aku sudah mencintai seperti Aisyah yang mencintai Baginda Nabi, dan
Bab Populer