Jodoh satu RT
"Hus, jangan bilang gitu. Kalau istri Masnya nggak nuntut, menerima dan nggak aneh-aneh, yaudah, Mas, kamu beruntung. Nasib manusia ke depannya siapa yang tau sih, Mas. Jalani yang di depan mata aja, tapi kalau ada kesempatan lebih baik demi keluarga dan itu halal, ambil, Mas. Mas masih muda, sehat, kuat, pasti bisa lebih hebat dari istrinya nanti."
Nomor antrian ojol tadi dipanggil, ia segera mengambil pesanan dan pergi dari sana, tak lupa memberi semangat ke Romeo dengan menepuk bahu.
"Mas, bener yang dibilang ibu tadi, jangan sia-siain kesempatan. Mas masih muda, kuliah nggak?" tegur ojol pria yang duduk berhadapan dengannya, ada lima ojol lain yang juga menunggu pesanan selesai.
Hot Chapters