SUNNY
dengan wajah memelas dan putus asa, ku pikir dengan menghubungi keluargaku mungkin mereka bisa menjemputku, mengeluarkanku dari tempat membingungkan ini.
"Hp? hp itu apa?" Aku menganga tak percaya,. dia tidak tahu hp? Emang dia tinggal di jaman purba atau hidup di dalam hutan?. "Hp, handy phone atau telepon genggam. Apa kamu tidak punya? Bahkan balita saja punya". cercaku tak percaya.
Dia menggeleng seperti tak paham maksudku. "Kalau kamu mau, aku bisa pinjamkan telepon rumahku untuk menghubungi keluargamu"
Hot Chapters