RED CROWN
ujar ajudan tersebut, curiga.
“Anak panah? Tapi bukankah itu hal wajar ketika kita kehabisan anak panah dan membelinya di pasar untuk berburu?” tanya Cantaka, memastikan.
Ajudan di depannya mengangguk paham, mereka juga berpikiran demikian. Namun, keadaan terakhir sungguh mengejutkan bagi para penjaga gerbang.
“Tetapi ketika malam pembunuhan terjadi, anak buahku yang menutup gerbang mendapati Jayagiri datang dengan sebuah kotak kayu yang terlihat mahal, tampak dari ukirannya,” jelas pria tersebut.
Hot Chapters