I Hate You, I Love You
“Kamu memang sudah parah Rey. Si jalang itu sudah membuatmu gila! Apa kelebihannya jalang itu dari pada aku?”
Reva berdiri di hadapan Reynar. “Kamu lihat aku, Rey!” Reva berputar - putar sensual di depan Reynar. “Bodyku, lekukan tubuhku, buah dada ku yang besar, padat, seksi, dan pantatku yang berisi lalu aku yang lebih berpendidikan, lebih kaya, lebih putih, lebih terawat. Semua keinginan wanita ada padaku, Rey. Aku lebih segalanya dibandingkan jalang murahan itu.”
Reynar hanya menatap Reva malas. Apapun gerakan yang dilakukan Reva di depannya sama sekali tidak membangkitkan gairahnya.