Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ZahFad

ZahFad

Rasanya, ia ingin memukul Yuni sepuas hatinya bila dirinya dan sahabatnya itu tidak sedang berada di pesantren. Marisa menghampiri meja dan membuka laci mejanya. Ia berniat mencari obat penghilang rasa sakit tetapi dirinya menemukan amplop surat berwarna merah. Marisa segera membukanya dan isinya adalah : ~Dear Zahra Yang Paling Aku Benci~
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai hides
Baca
+Pustaka
Sang Miliarder yang Tersembunyi

Sang Miliarder yang Tersembunyi

"Masih merasa cukup bersalah atas meninggalnya sahabat kamu itu? Opa tahu tak mudah menerima suratan takdir tapi ingatlah jika kamu berada di perusahaan itu, lebih mudah untukmu mempengaruhi David atau menyelidikinya. Opa tidak ingin perusahaan yang dirintisnya dari nol itu dipimpin oleh David yang tidak tahu diri itu. Maka Valen, rebutlah perusahaan itu." "Iya, Opa." "Valen, Opa 5 tidak bisa membantu kamu terlalu banyak karena semua harta yang Opa miliki sudah Opa serahkan pada ayah kamu dan sekarang semuanya jatuh ke tangan David dan ibunya." "Opa tidak bisa merebutnya begitu saja. Tapi ada satu hal yang harus kamu tahu. Ada sebuah tempat persembunyian uang yang dimiliki oleh ayah kamu. Be
9.8242.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai hides
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Zila Aicha
Halo, Readers. Zila up buku baru lagi nih, mulai hari ini. Judulnya "My Hot Sexy Dancer". Jangan lupa mampir yaa.. Baca juga karya Zila yang lain, "Anak Miliarder", ini sequel dari Sang Miliarder yang Tersembunyi. Nantikan updatenya terus yaaaa
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
HIATUS

HIATUS

Lelaki itu mengencangkan gandenganku di lengannya. "Apa yang kamu sembunyikan?" Tanya Tuan Harraz saat aku memasukkan tanganku ke kerudungku untuk menutupinya. "Jangan pura-pura lupa," sungutku sambil menelan ludah. Mataku berkelana kemana-mana, mencari sosok wanita yang mungkin mirip Tuan Harraz, karena berkemungkinan besar ibu mertuaku ada di sini sekarang dan kami sudah terlanjur di luar.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai hides
Baca
+Pustaka
PEWARIS TERSEMBUNYI

PEWARIS TERSEMBUNYI

tanya Kevin membuat Endrea menaikan sebelah alisnya, rasa kantuk yang tadi menyerangnya tiba-tiba langsung hilang mendengar pertanyaan Kevin. "Aku tidak menyembunyikan ini semua dari siapapun, aku waktu itu hanya belum siap untuk memberitahukan semuanya kepadamu, maka dari itu aku memilih untuk memendam ini sendiri, dan aku berpikir aku bisa melakukannya ini sendiri," Endrea menghentikan ucapannya, kemudian melihat ke arah Kevin.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai hides
Baca
+Pustaka
SECRET YOU!

SECRET YOU!

Dito menyodorkan hoodie yang diambil dari dalam tas ranselnya pada Mitha. Gadis itu mengernyit, tak mengerti apa maksud Dito menyodorkan hoodie bernada grey dengan ukuran besar itu padanya. "Lo mau jadi pusat perhatian di rumah sakit?" Seketika mulut Mitha membulat, dan segera meraih hoodie dari tangan Dito lalu memakainya. Aroma lavender langsung menyeruak begitu hoodie itu menempel di tubuhnya. Tanpa sadar bibir Mitha menarik senyum.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai hides
Baca
+Pustaka
Menyembunyikan Kembar Lima CEO

Menyembunyikan Kembar Lima CEO

Aku hanya berdoa agar Rod tidak ada di sana karena aku mungkin pingsan. Aku benar-benar menjadi histeris ketika melihatnya. Aku masih bisa ingat Siopao tadi. Aku memakannya tetapi meninggalkan bagian yang digigitnya. Aku takut ada virus yang tertinggal di sana. Aku hendak masuk ke dalam dapur tetapi aku berhenti sejenak. Aku memandang ke dalam terlebih dahulu dan ketika melihat bahwa dia tidak ada di sana, aku menghela nafas lega.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai hides
Baca
+Pustaka
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

'Saatnya menikmati kehidupan baru. Kirishima tidak sengaja mengingat satu fungsi lagi, yakni Kamuflase. Dengan dua buah perangkat mini, satu di letakkan di belakang leher, satu lagi di tempel baju. Dia bisa membuat dinding hologram selebar 2 x 2 meter. Dinding itu sangat efektif untuk bersembunyi, tapi tidak akan berguna jika berhadapan dengan orang banyak. "Tidak masalah." Ucap Kirishima yang sedang menyamar di belakang tumpukan mobil. "Mereka berdua sombong, mustahil mereka akan bersama."
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai hides
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Istana

Rahasia di Balik Istana

"N-nggak tahu. Aku nggak tahu apa-apa ... Nona Aninda, tolong jangan paksa aku." Dia tampak sangat takut dan bahkan tidak mengambil gelang yang ingin kuberikan padanya. Matanya menoleh ke sekeliling dan tergesa-gesa melarikan diri dengan wajah menangis. Alisku semakin berkerut. Mungkinkah ada rahasia yang tabu di Istana Halinka berkaitan dengan pujaan hati sang adipati? Jantungku berdebar kencang. Sepertinya, akan ada rahasia yang muncul ke permukaan.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai hides
Baca
+Pustaka
Rahasia si Fotografer

Rahasia si Fotografer

Polisi memberitahunya bahwa Citra telah meninggal. Wanita itu dibunuh dan tubuhnya dimutilasi, lalu disembunyikan di dalam lemari pendingin. Jasadnya baru ditemukan seminggu kemudian. Aku merasa ngeri ketika melihat mayatnya, "Permisi, Pak Polisi, apa pelakunya sudah ditemukan?" Para polisi menggelengkan kepala. "Sudah seminggu sejak mayatnya dimutilasi dan disimpan di lemari pendingin, tapi kami masih belum punya petunjuk sama sekali siapa pelakunya ...."
24.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 819 kali sebagai hides
Baca
+Pustaka
Tujuh Tahun Menjadi Rahasia

Tujuh Tahun Menjadi Rahasia

Dia seperti tidak mampu melihatku bersikap asing kepadanya. Anak buahnya datang mendekat, kening berkerut, nada suaranya cemas. "Bos, berhenti bicara. Lukamu harus cepat ditangani, nggak boleh ditunda-tunda." Marco mendadak menepis tangannya dengan kekuatan entah dari mana. Dia terhuyung selangkah, matanya masih terpaku padaku, suaranya parau. "Jadi, kamu sudah lama tahu identitasmu yang sebenarnya. Kenapa kamu menyembunyikannya dariku?"
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai hides
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status