GADIS 100 KG
“Kok diam? Aku salah ngomong ya?“ ujar Elang, melihat Adeera yang hanya bungkam dengan wajah memerah.
“Enggak, kok. Kamu benar, ucapanmu masuk akal,“ sanggah Adeera.
Elang tersenyum tipis.
“Tapi aku belum bisa melakukannya,“ lanjut Adeera pelan.
Elang sontak terkekeh.
“Aku nggak nyuruh kamu, kok. Aku cuma mengemukakan pendapat, bukan memerintah,“ kata Elang.
“Tapi aku tersindir,“ lirih Adeera sambil menggigit bibir bawah.
“Aku nggak niat menyindir. Masalah berhijab itu hak kamu. Kalau masih berat, coba kamu kurangi secara bertahap. Misalnya rokmu ganti celana panjang,“ kata Elang santai.
Adeera mendengkus kasar dan mengangguk.
Hot Chapters