Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ranjang Pengantin Yang Ternoda

Ranjang Pengantin Yang Ternoda

"Toloooooong, maliing!" Salsa kesulitan, perutnya yang besar membuat wanita itu mudah lelah. Di saat berhenti untuk mengatur napas yang terengah-engah, Salsa melihat rampok tadi di sebrang jalan sedang berusaha menyalakan mesin roda duanya. "Tolong rampok ...." Salsa berlari menyebrang jalan, wanita itu berharap masih bisa menyelamatkan hartanya. Beeeep.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai novel turun ranjang
Baca
+Pustaka
Penguasa Yang Tak Terduga

Penguasa Yang Tak Terduga

Berlahan Lintang menuju nomor apartemennya, apartemen nomor 1313 yang terletak di lantai dua. “Woy … siapa yang mencuri jemuranku, brengsek?” “Kecilkan suara musikmu!” “Emangnya kenapa? Apakah ada larangan untuk tidak memutar musik? Kalau tidak suka pindah saja!” Mendengar teriakan-teriakan itu membuat Lintang memilih memasang headset ke telinganya dan memutar musik dari ponselnya dengan keras.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai novel turun ranjang
Baca
+Pustaka
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

baca Novel "SEMALAM BERSAMA TUAN PRESDIR" Untuk yang suka cerita tentang pernikahan kontrak dan banyak adegan 21++ baca di novel Ranjang Panas Tuan Lukas.
9.544.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai novel turun ranjang
Baca
+Pustaka
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Sejak ia memutuskan untuk berhenti menjadi budak dari alur novel yang menghantuinya, dunianya terasa jauh lebih luas. Namun, ketenangan itu tidak berlaku bagi seluruh ibu kota. Di atas meja kecil tak jauh dari tempatnya berkebun, tergeletak edisi terbaru The Royal Whispers. Judul utamanya tertulis dengan tinta merah darah yang mencolok "Runtuhnya Tahta Mawar: Gadis Kuil Mengambil Alih Selendang Keberuntungan Sang Pangeran."
9.821.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai novel turun ranjang
Baca
+Pustaka
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Mata Runala menyipit kala memindai deretan punggung buku kulit hingga pandangannya terpaku pada sebuah jilid tebal usang bersampul beludru hijau lumut di rak teratas. Runala berjinjit. Jemarinya meraba ke atas, berusaha menggapai ujung buku itu, lamun pakaian musim dinginnya yang tebal membuat gerakannya terbatas. Gadis itu mendesah kesal tatkala ujung kukunya hanya mampu menyentuh debu tipis di tepian rak. Sebelum Runala sempat mengeluh, sebuah kehangatan yang intimidatif merapat dari arah belakang.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai novel turun ranjang
Baca
+Pustaka
Identitas Rahasia sang Pria Tertindas

Identitas Rahasia sang Pria Tertindas

ujar Luna dengan suara yang sangat menggoda. TAMAT!!! ### Catatan penulis: Mohon maaf ya kalau novel ini masih banyak kekurangannya. Maklum, ini novel urban pertama yang saya buat. Karena biasanya buat novel dengan genre fantasi Xianxia dan Wuxia. Wkwk Jadi harap dimaklumi, sekali lagi mohon maaf kalau novel ini banyak kurangnya ... Oh iya, jangan lupa juga baca novel saya di aplikasi ini dengan judul Pendekar Tangan Dewa.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai novel turun ranjang
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Terlihat ada tempat dekat taman kampus, di mana burung sangat cantik sedang melihatnya. "Hey, burung ini sangat cantik, senangnya bisa bertemu dengan burung secantik ini, mungkin ini salah satu tempat favorit ku saat aku tidak enak hati," ucapnya. Tawanya terpancar begitu ceria, ini pertama kalinya dia tersenyum lebar semenjak meninggalnya Marcella. "Andaikan di rumah ada burung secantik ini, tapi mungkin harganya mahal, di New York tidak ada yang seperti ini."
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai novel turun ranjang
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

“Aku janji nggak akan menunda lagi. Termasuk kebahagiaan kita.” Bab ini diakhiri dengan suara hujan kembali mengguyur atap rumah mereka. Tapi kali ini, tak ada sunyi. Hanya suara tawa, pelukan, dan cerita-cerita kecil tentang masa depan. Dan di atas meja kerja Delina, dua proposal buku baru tergeletak rapi. Satu untuk sekolah, satu lagi untuk penerbit nasional. Di sampingnya, foto kecil Alea tersenyum sambil memegang payung merah. Di belakang foto itu, tertulis: "Keluarga adalah halaman pertama dari segala cerita."
9.95.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai novel turun ranjang
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Autumn Sky
ceritanya bagus dan alurnya pun mengalir. Penulisannya pun juga rapi, jadi waktu dibaca enak. Namun, saya masih menemukan beberapa kesalahan kecil di sini, tapi itu bisa diabaikan dan tidak mengganggu kenyamanan dalam membaca. Ayo kamu update lagi ceritanya, aku menunggunya
Skyler Artemis
aku jarang baca novel dengan sudut pandang orang pertama, tapi aku menemukan novelmu enak untuk dibaca. Ide ceritanya mungkin mainstream tapi pengemasannya fresh dan rapi penulisannya. Ayo update terus, aku tunggu kelanjutannya.
Baca Semua Ulasan
Turun Ranjang: Diceraikan Abangnya, Diratukan Adiknya

Turun Ranjang: Diceraikan Abangnya, Diratukan Adiknya

Ditambah tadi kejadian bersama Denis, membuat otot-otot tubuhku menegang. Mandi sore dengan air dingin membuat tubuhku sedikit rileks dan segar. Aku lantas keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk yang dililitkan ke badan, lalu berjalan mendekati lemari, mencoba mencari baju tidur yang sopan. Sekilas mataku memandangi kotak merah di rak lemari bagian paling bawah. Itu kado pernikahan dari sahabat gilaku yang menghadiahkan selusin pakaian tidur kurang bahan. Yang bisa saja bikin aku masuk angin jika mengenakan itu. Entah apa yang dipikirkan dua gadis aneh itu.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai novel turun ranjang
Baca
+Pustaka
Ranjang Kehidupan

Ranjang Kehidupan

Sepulang kerja, pukul sebelas malam, Rania melamun di depan rumahnya, berpikir tentang alur kehidupan Tuhan yang diberikan kepadanya. “Tuhan, aku harus bagaimana lagi?” Rania mengeluh, lenguhan panjang selanjutnya terdengar dari gerak bibirnya, napasnya terasa berat setiap kali ia menarik dan mengeluarkannya. “Kakak, belum tidur?” Tiba-tiba Asya keluar dari dalam dan membuyarkan lamunan Rania. “Belum, Dek! Kamu belum tidur?” “Sudah, banyak nyamuk, jadi bangun lagi, deh!” ujar Asya memamerkan gigi rapinya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai novel turun ranjang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status