Sekretaris Alim Sang Bos Genit
Sampai semua sudah terlepas menyisakan Ciput untuk menutupi rambutnya.
"Biar aku sendiri, Mas. Sebaiknya, Mas, juga ganti baju. Katanya mau istirahat." Tari tertunduk, menyembunyikan rona merah di pipi karena malu. Melepas jilbab di depan lelaki lain selain Radit dan Ibrahim belum pernah dilakukannya.
"Kenapa Mas nggak boleh lihat rambutnya, ya?"
"Boleh, tapi tidak sekarang. Aku belum mandi, Mas."