Imamku dari Seoul
Dia tidak bisa membenarkan jilbabnya karena tangannya terkurung di dalam selimut.
"Lepaaas! Lepasin aku!" teriak Sabiya memohon.
"Tuh kan, jilbabnya berantakan," jelas Shin yang ingin merapikan jilbab itu.
Saat tangan Shin sudah menyentuh jilbab tersebut, Sabiya semakin mengeraskan tangisannya. "Jangan sentuh aku!!! Kumohon..., jangan sakiti aku."
Shin sedikit mendelikkan mata karena Sabiya terlihat begitu takut padanya. "Maaf," kata Shin sedih melihat tubuh Sabiya gemetaran.
Bab Populer