Rahim Dua Ratus Juta
Sabrina bergegas mengenakan jilbabnya, lalu tergopoh-gopoh membuka pintu.
"Mbak Tuti? Ada apa, Mbak?" tanya Sabrina ketika pintu kamar terbuka. Mbak Tuti agak merundukkan kepala.
"Non maaf, kalau saya mengganggu," kata Mbak Tuti merundukkan kepala.
Meski Mbak Tuti dan Sabrina sudah mulai dekat, tapi Mbak Tuti tetap menaruh hormat.
"Enggak apa-apa, Mbak. Ada apa, ya? Apa kita harus masak lagi?" terka Sabrina sambil menatap Mbak Tuti.