Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpikat Janda Seksi

Terpikat Janda Seksi

Entah jus apa laki-laki itu juga tak tahu yang jelas berwarna kuning. “Gimana Pak? Sudah komplit semua?” tanya perempuan itu begitu jarak mereka berdua tinggal dua langkah. Pak Januar mengangguk. “Hanya kurang selasih. Apa masuk ke dalam salah satu kardus mungkin ya?” jawab laki-laki itu. Tangannya menerima satu cup besar jus dari perempuan yang ada di depannya. “Oh kalau soal selasih ada di tas ini,” jawab Berliana sambil menunjuk tas belanja yang diapit lengannya. “Diminum dulu, Pak. Sampai keringetan gitu.”
9.9106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai ngintip jilbab pipis
Baca
+Pustaka
KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

Merasa bersalah segera kuambil ponselnya dan mengelapnya dengan ujung jilbabku sebelum kuserahkan pada pemiliknya. “Nindi? Kamu enggak apa-apa?” Eki sigap menghampiriku. “Aku oke enggak apa-apa. Maaf ya, Mbak, aku tidak sengaja,” ucapku tulus seraya kuberikan ponselnya. Netra kami bertemu. Ya Allah ternyata Putri. “Kamu, Nin? Makanya jangan sok-sokan pakai jilbab segala. Enggak bisa lihat jalan, kan? Ini HP mahal loh, Nin. Kamu enggak akan sanggup beli,” omelnya.
1068.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai ngintip jilbab pipis
Baca
+Pustaka
Siapa yang Menghamili Muridku?

Siapa yang Menghamili Muridku?

Aku ingin jadi seperti dia, cantik dan baik hati. “Eh, iya, Buk. Diyya masih bingung cara masang peniti pada jilbab,” jawabku. “Pakai jilbab langsung aja dulu, kalau memang belum bisa pakai jilbal segiempat kayak gitu. Kamu ‘kan mau belajar menggunakan hijab, jadi cari yang simpel aja dulu!” ujar Ibuk sambil mendekat dan membantuku memasangkan peniti di leherku.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai ngintip jilbab pipis
Baca
+Pustaka
TERTIPU CINTAMU

TERTIPU CINTAMU

Dan siapa yang dia panggil-Sayang' Mungkinkah itu selingkuhan Kevin? Atau hanya suara dari televisi yang mereka lihat. Aku semakin penasaran dibuatnya. Ingin marah, tapi takut salah sasaran. "Aduh! Aku harus intip dari mana ya? Kenapa semua jendela tertutup?" Bingung, mencari sesuatu yang bisa kupakai untuk memanjat. "Kursi ini bila kususun pasti cukup," gumamku sambil mengangkat kursi secara perlahan.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai ngintip jilbab pipis
Baca
+Pustaka
Akibat Mertua Gila Harta

Akibat Mertua Gila Harta

Bu Rahma menyerahkan secarik kertas pada Audrey. "Terima kasih, Bu. Untuk contoh ukurannya, ada? Sebagai standar S sampai XL sesuai yang Anda inginkan. Jilbab segiempat malah lebih murah harganya, Bu." "Ada, Bu Audrey. Sebentar," jawab Bu Rahma, sambil mengambil empat gamis dari dalam tas beliau. "Ini, Bu. Kira-kira, total biayanya berapa?"
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai ngintip jilbab pipis
Baca
+Pustaka
Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Wanita berpengawakan langsing serta tinggi melebihi tinggi rata-rata wanita pada umumnya memakai jilbab pashmina yang melilit indah di kepalanya itu pasti akan menyiutkan kembali nyaliku agar aku mundur menjadi istrinya Mas Nata. Eh Astagfirullah aku bicara apa? Entah mengapa kemelut di rumah ini benar-benar membuatku lebih banyak berpikir negatif sekarang. "Masih di sini? Belum pulang?" tanya Niami kecut. Aku menggeleng tak berani menatapnya.
1026.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai ngintip jilbab pipis
Baca
+Pustaka
SUAMI YANG SEMPURNA

SUAMI YANG SEMPURNA

"Ternyata aku cantik juga ya, pake jilbab gini. Pipiku jadi kelihatan tirus, hehehe." Tangan Kevin terulur ke samping, mencubit pipiku. "Alangkah bagusnya lagi kalau kamu pake jilbab itu diniatkan dari hati, bukan semata-mata karena trend. Nanti kalo zaman udah berubah dan trendnya lebih modern, ngikutin gaya Victoria Beckham, yang ada kamu malah milih buka jilbab dan aurat lagi. Coba pikirkan nilai positif memakai jilbab.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai ngintip jilbab pipis
Baca
+Pustaka
PLAYBOY KENA BATUNYA

PLAYBOY KENA BATUNYA

Hari ini ia mengenakan jilbab longgar, membuatnya sesekali melemparkan ujung jilbabnya ke balik bahu. “Nyaman sekali. Terima kasih untuk pinjaman rumahnya yang luar biasa ini, Nad.” Wanita berjilbab itu sekali lagi melempar ujung jilbab dengan gaya anggun dan tersenyum sangat manis. “Kuharap kamu juga akan suka sarapan ala Aljazair.”
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai ngintip jilbab pipis
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

“Kan ada ciput anti-slip, Vin. Jadi lebih gampang kalau dipakai buat olahraga. Kamu mau nanti aku cariin link-nya?” Vina sontak menggeleng ribut. “Enggak, jangan please! Aku gak mau pakai jilbab. Nanti kaya emak-emak,” katanya dengan kekehan pelan. Obrolan ringan itu membuat suasana jadi hangat, meski dari seberang, Tatapan Dr. Tantri menajam. Ia melangkah mendekat ke panitia yang sedang bersiap memasang alat untuk pos empat, rock climbing di dinding batu alam mini.
1051.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai ngintip jilbab pipis
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Piemar
Halo, My Lovely Goodreaders, selamat datang di kisah Andini & Dewa ya.. semoga terhibur dengan ceritanya. Kali ini ceritanya tidak melulu tegang, emosional tapi ada humor yang bikin cerita makin seru.
Baca Semua Ulasan
LEAK

LEAK

Demi mempercepat proses Ni Kesumasari segera membersihkan badan tak lupa mencukur segala rambut yang tumbuh di sekujur tubuhnya. “Mbok, ini jilbab. Aku beli untukmu,” ucap Ningsih sembari ketuk kamar mandi. Sesaat pintu terbuka, tangan Ni Kesumasari mengambil jilbab yang disodorkan Ningsih. Wayan Suri mengambil canangsari yang ia beli saat berbelanja oleh-oleh. Meja dekat pembaringan dibersihkan untuk menaruh cabang dan pelengkap sembahyang yang akan dilakukan Wayan Suri.
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai ngintip jilbab pipis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status