Mengintip Kamar Pengantin
Dia Hilda, Mama Aditya.
"Iya, Ma. Dia Delindra, istri Adit."
Delindra melirik ke Aditya, saat mendengar ucapan Aditya yang mengakui dirinya sebagai istrinya dengan antusias.
"Ya, Tuhan…dia cantik sekali, Adit. Mama sampai ngiri, lho." Hilda mengusap lembut pipi Delindra..
"Iya, istri Mas Adit sangat cantik, padahal dari Desa lho, tapi ngalahin para wanita yang tinggal di kota." Maya, sepupu Adit menyahuti.