Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Take Me Back to Switzerland

Take Me Back to Switzerland

ucap Felix sambil menunjukkan buku tebal yang akan ia beli, History Of Java karya Thomas Stanford Raffles. “Wah, ngeri juga bacaan lo, Lix,” ucap Lia. Ia kagum dengan laki-laki yang ada di depannya ini. “Udah beli itu aja? Ayo ke kasir,” ajak Felix. Setelah itu, mereka berdua segera menuju ke kasir untuk membayar buku yang akan mereka beli. Lia sendiri membeli buku kumpulan soal SBMPTN yang cukup tebal seharga dua ratus ribu rupiah sedangkan Felix memilih buku sejarah yang tebal dengan harga tiga ratus lima puluh ribu rupiah. Perempuan itu kaget ketika melihat Felix dengan santainya membeli buku sejarah yang menurutnya tidak terlalu penting untuk saat ini serta dengan harga yang cukup mahal
107.1K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as history of java oleh raffles
Read
+Library
Raja Pengusaha Rafandra

Raja Pengusaha Rafandra

Rafandra menggeleng. “Itu terlalu murah jika melihat keahlian, hasil riset dan teknologi yang mereka miliki. Aku senang dengan Golden Acres karena ekosistem mereka yang baik. Mereka bahkan memiliki institut pertanian yang sangat baik untuk mempersiapkan para pekerja unggul.” Ian pun menganggukkan kepalanya, sedangkan Rafandra berulang kali melihat Revan. Ternyata dia masih tertidur dengan sangat nyenyak.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as history of java oleh raffles
Read
+Library
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

kata Ji’i sambil menunjuk ke Rais. “Betul, saya terkenal juga sebagai tukang pijat, kalau Ji’i tukang masak!” jawab Rais. “Selain itu, kami juga bisa menjadi penunjuk arah bagi kalian,” lanjut Pitung. “Hmm,” Kyai Rangga tersenyum. Cukup banyak kisah menarik yang dilaluinya selama perjalanan ke Batavia. Bertemu dengan orang-orang baru yang istimewa dan unik. Kyai Rangga tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya, karena semua terjadi di luar dugaannya.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as history of java oleh raffles
Read
+Library
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

Rafael condong ke depan, terlalu dekat sampai bulu matanya aja bisa dia lihat jelas. “Brand luxury Indonesia sekarang lebih sering diposisikan sebagai barang eksotis ketimbang premium,” lanjutnya. “Orang Eropa nganggep Asia Tenggara itu craftsmanship, tapi nggak kebayang soal inovasi atau desain modern.” “Mmm.” Rafael nunjuk data di halaman, jarinya sempet nyenggol tangan Mey sebentar. “Sorry.” **Ya bukan sorry. Itu mah sengaja.** (batin Mey)
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 293 Times as history of java oleh raffles
Read
+Library
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Tak tanggung-tanggung. Paragraf pertama yang ditulis Kang Jang Hyuk untuk berkas pemerintah Hindia Belanda bukanlah asal-muasal Shitaro dan kelima muridnya sampai di pelabuhan Sunda Kelapa. Bukan juga ketika Takeshi dan Yukiko menarik Ayame untuk bekerja sama di Batavia. Bukan juga dari awal kehidupan Shitaro, Takeshi, Yukiko, bahkan Ayame untuk sampai di Batavia. Namun, semuanya dia tulis sejak keruntuhan Shogun Tokugawa. Bagaimana para samurai selaku anak buah para tuan tanah digeser posisinya selama restorasi Meiji. Sampai pada akhirnya, banyak samurai putus asa, terbunuh, atau mengakhiri hidupnya. Beberapa di antaranya adalah orangtua dari Lima Samurai Batavia.
107.3K viewsOn holdAdded to Library 263 Times as history of java oleh raffles
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status