Pewaris Tunggal
Radin memanfaatkan waktu untuk beristirahat, tadi saat di pijat ia hampir terlelap, namun di bangunkan Ira, karena di minta berbalik, kemudian lanjut ngobrol sampai satu jam.
Pukul 20.30 malam, Radin sudah berada di parkiran kafe ini, berbeda dengan tadi siang, malam ini parkiran kafe ini agak rame, bahkan hampir penuh.
Tamu-tamu banyak berdatangan, karena tempat ini menyediakan penikmat surgawi yang membuat para lelaki lupa pulang dan bisa bikin rumah tangga goyang, apalagi yang tidak memiliki uang banyak, namun maunya menikmati kupu-kupu malam di sini.
Hot Chapters